Cara Membuat Kebun Sayur di Pekarangan Rumah


Cara membuat kebun sayur tidak harus di lahan khusus yang luas dan jauh dari tempat tinggal. Jika pekarangan rumah Anda cukup luas, bisa menanaminya dengan berbagai macam jenis sayuran dan jadilah kebun sayur minimalis.

Saat ini, sudah sangat jarang orang yang membuat kebun sayuran di pekarangan rumah, apalagi mereka yang tinggal di perkotaan, mereka lebih menyenangi berkebun bunga di banding berkebun sayuran. Ada banyak alasan tentunya, rutinitas yang padat, lahan yang sempit, dan minimnya waktu untuk perawatan.

Seperti menanam bunga, jika ingin hasilnya baik maka perlu perawatan yang telaten. Bagi mereka yang menyukai bercocok tanam, memilih kebun tentu menjadi satu hal yang menyenangkan. Kebun sayuran tidak hanya milik petani saja, orang di luar petani pun dapat dengan mudah membuat kebun dan merawatnya sendiri, pengetahuan mengenai bercocok tanam pun bisa di dapatkan di banyak media, media on-line adalah salahsatunya, selain buku dan majalah.

Langkah-langkah Membuat Kebun Sayuran

Anda yang ingin membuat kebun kecil-kecilan di pekarangan rumah, mungkin bisa mulai dengan mengolah tanahnya terlebih dahulu, dengan memaculnya, lalu menaburkan gemuk jika terasa gersang atau kurang subur tanahnya, lalu mulai pilih tanaman yang akan dijadikan kebun.

Tanaman yang biasanya dijadikan kebun di pekarangan rumah, misalnya cabe rawit, cabe merah, cabe hijau, tomat, terung, labu siam, pare (paria), bawang daun, bawang merah, semua itu adalah bahan sayuran yang biasanya jangka waktu panennya pendek, dan dapat dikonsumsi untuk kebutuhan sendiri.

Setelah tanah ditanami, kini Anda telah mempunyai kebun sayur sendiri yang siap untuk dirawat. Perawatannya tidak sulit, cukup menyiraminya setiap hari, dan memberinya pupuk jika perlu, begitu pun dengan penyemprotan hama, lakukan jika memang diperlukan.

Cara membuat kebun sayur di atas hasilnya bisa Anda rasakan setelah beberapa minggu atau bulan. Kebun sayuran Anda pun sudah bisa dipanen, dan bisa merasakan hasilnya dengan memasaknya untuk makanan sendiri, berbagi dengan tetangga atau mungkin jika banyak bisa dijual dan menghasilkan uang, untuk kemudian Anda beli benih atau pupuk untuk menanaminya kembali.

Selanjutnya : Pengertian Sistem Demokrasi Pancasila dan Lambang Negara
Sebelumnya: Mengetahui Definisi Samudera dan Laut
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar