Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur

Cara membuat laporan laba rugi perusahaan manufaktur bisa dibuat mengikuti laba dan rugi yang dialami oleh perusahaan. Cara membuatnya pun tidak terlau sulit hanya perlu dikumpulkan berbagai data seperti jumlah pemasukan, jumlah pengeluaran, biaya yang dikeluarkan untuk produksi dan lainnya.

Apa itu Laporan Laba Rugi Perusahaan?

Loading...

Laporan tentang laba dan rugi pada sebuah perusahaan menufaktur ini merupakan sebuah laporan keuangan yang didalamnya menjelaskan berbagai hal yang berhubungan dengan biaya dan beban yang harus ditanggung perusahaan, maupun keuntungan yang diraih oleh perusahaan selama masa tertentu, serta menjelaskan jumlah penghasilan yang diterima oleh perusahaan.

Laporan mengenai laba maupun rugi sebuah perusahaan manufaktur ini juga disebut sebagai laporan penghasilan perusahaan atau income statement. Laporan ini sangat penting untuk dibuat agar diketahui perusahaan rugi atau tidak. Biasanya laporan laba dan rugi ini dibuat berkala memenuhi waktu tertentu yang akan menjadi laporan anual bagi perusahaan tersebut.

Apa Saja yang Harus Ditulis dalam Laporan Laba dan Rugi?

Banyak cara membuat laporan laba rugi perusahaan manufaktur yang harus dituliskan dalam membuat laporan laba dan rugi sebuah perusahaan, oleh sebab itu pengumpulan data produksi dan lainnya sangat penting dilakukan. Yang harus ditulis dan dihitung dalam laporan ini antara lain:

  • Biaya produksi yang dikeluarkan, seperti pembelian bahan, biaya angkutan atau transportasi, gaji karyawan, peralatan penunjang, keperluan administrasi, pengeluraran untuk operasional lainnya yang disebut sebagai pengeluaran perusahaan.
  • Pemasukan yang diperoleh perusahaan dalam peride tersebut.

Nah, setelah itu akan dapat dihitung dan dilaporkan dalam laporan keuangan ini. Jika hasil atau pemasukan yang didapat dalam waktu tertentu tersebut lebih besar daripada biaya produksi maka perusahaan akan mengalami keuntungan atau laba dan begitu pula sebaliknya.

Contoh laporan:

PT ANGKASA INDAH

Laporan Laba-Rugi/tanggal 12 Januari 2013

Biaya produksi yang dikeluarkan:

  • Biaya pembelian bahan: Rp…
  • Biaya angkutan/transportasi: Rp…
  • Gaji karyawa : Rp…
  • Total biaya produksi: Rp…

Pemasukan:

  • Penjualan: Rp…
  • Pemasukan lainnya: Rp…
  • Total pemasukan: Rp…

Hasil usaha: Selisih total dari biaya produksi dengan total pemasukan yang diterima perusahaa. Jika pemasukan lebih besar maka perusahaan mendapatkan keuntungan atau laba.

Nah, semoga cara membuat laporan laba rugi perusahaan manufaktur ini dapat membantu di dalam menghitung laba maupun kerugian dalam perusahaan.  Selamat membuat laporan laba rugi perusahaan manufaktur dan semoga sukses.

Loading...
Selanjutnya : Cari-cari Web Mendengarkan Lagu
Sebelumnya: Virus dalam Tubuh Manusia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar