Cara Membuat Surat Resmi yang Baik dan Benar


Cara membuat surat resmi memang menjadi bagian yang sering dicari oleh mereka para pembuat surat resmi. Meskipun tiap instansi atau lembaga memiliki aturan membuat surat resmi berbeda-beda, tetapi pada intinya mereka tidak meninggalkan aturan paten sesuai EYD Bahasa Inndonesia. Oleh karena itulah, membuat surat resmi atau sering dikenal juga dengan istilah surat dinas, hendaknya memperhatikan peraturan instansi maupun EYD Bahasa Indonesia. Penulisan dan pembuatan surat resmi atau dinas tiap negara pun beragam. Jadi, jangan sampai salah memahami stiap aturan penulisan surat negara kita sendiri.

Membuat Surat Resmi

Membuat surat resmi ataupun surat dinas hendaknya juga memperhatikan benar tidaknya tujuan surat tersebut. Otomatis surat dinas ataupun resmi sering berkaitan dengan instansi pemerintah, perusahaan atau lembaga pendidikan yang ada di negara ini. Silakan melakukan pengecekan surat secara cermat agar tidak ditemukan kesalahan yang memungkinkan akibat fatal dalam isi surat resmi tersebut.

Meskipun ada di antara para pembaca tidak pernah atau tidak membutuhkan belajar membuat surat resmi, tetapi ulasan ini akan dapat menambah wawasan semakin luas mengenai persuratan di negara kita sendiri. Surat resmi dengan aturan yang jelas mulai dari kop surat, penulisan tanggal, tujuan dari surat resmi tersebut, isi suratnya, salam pembuka dan penutup surat serta tanda tangan diikuti tembusan surat, hendaknya dicek secara cermat agar surat yang dibuat benar. Silakan bertanya atau menanyakan pada pihak terkait, jika masih menemukan kebingungan. Jangan sampai sembarangan dalam membuat surat resmi tersebut.

Ciri Surat Resmi

Berikut ini ciri surat dinas atau surat resmi yang dapat diamati ketika Anda menemukan atau membacanya, antara lain adanya penggunaan kop surat dari instansi atau lembaga tertentu, ada nomor surat, lampiran, ataupun perihal dari dibuatnya surat resmi tersebut, salam pembuka dan penutup dengan bahasa baku, bahasa yang digunakan formal/baku, adanya cap atau stempel instansi ataupun lembaga tertentu serta memiliki format khusus yang berbeda dari surat biasa.

Setelah mengetahui informasi tersebut, harapannya Anda dapat lebih mudah untuk membedakan serta membuat surat biasa atau surat resmi. Jadi, tidak ada salahnya belajar mempraktekkan membuat surat resmi melalui informasi cara membuat surat resmi ini. Semoga informasinya bermanfaat untuk Ada.

Selanjutnya : Surat Resmi Permohonan Membantu Pihak Tertentu
Sebelumnya: Sumber-sumber Pengetahuan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar