Cara Membuat Tempe Kualitas Terbaik


Tempe adalah makanan murah meriah. Harganya relatif terjangkau, namun kandungan gizinya sangat menakjubkan. Itulah sebabnya, banyak orang yang sangat menyukai tempe. Cara membuatnya pun tidak terlalu sulit. Namun, cara membuat tempe kualitas terbaik tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang. Tempe yang dibuat di rumah, tanpa mesin dan hanya menggunakan tangan, itulah yang biasanya lebih enak.

Citarasa tempe yang khas dan gurih, itu disebabkan adanya fermentasi dari komponen-komponen kedelai pembuat tempe. Karena adanya proses kimia antara kedelai dan ragi itu, menjadikan tempe kaya akan serat, vitamin B, kalsium, zat besi, dan antioksidan. Beberapa penyakit dapat dicegah dengan rajin mengonsumsi tempe.

Tahapan Membuat Tempe

Tempe yang baik dibuat dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah dengan merebus kedelai. Saat kedelai direbus, terjadi proses hirasi, yaitu penyerapan air oleh biji kedelai, sehingga kedelai menjadi lunak dan mampu menyerap pada saat proses perendaman.

Setelah direbus, tunggu sampai agak dingin, kemudian kulit kedelai dikupas. Beberapa orang mengupas kulit kedelai dengan cara diinjak-injak. Tentu saja kaki harus dicuci dulu sampai bersih sebelumnya. Tapi, jika kedelai tidak terlalu banyak, pengupasan dapat dilakukan dengan tangan.

Kemudian, kedelai memasuki tahap perendaman. Hal ini dilakukan agar terjadi fermentasi asam laktat secara alami, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan fungi. Fermentasi dianggap sudah terjadi jika sudah muncul bau asam dan timbul buih atau busa pada air perendaman. Fermentasi asam laktat ini sangat perlu untuk meningkatkan nilai gizi dan menghilangkan bakteri beracun.

Tahap berikutnya adalah kedelai dicuci kembali. Setelah itu, diberi ragi tempe atau laru. Proses ini disebut dengan inokulasi. Kemudian kedelai-kedelai itu dibungkus untuk tahap fermentasi. Yang paling baik adalah dibungkus dengan daun, seperti daun pisang, daun jati, atau daun waru. Namun, bisa juga dengan plastik, asal diberi sedikit lubang untuk aliran udara, yang diperlukan untuk proses tumbuhnya kapang tempe.

Setelah selesai dibungkus, kedelai-kedelai yang sudah dibungkus itu dibiarkan agar terjadi proses fermentasi. Di sinilah tumbuh kapang tempe yang akan menyatukan semua biji-biji kedelai itu. Fermentasi dapat terjadi dengan baik dalam suhu 20 hingga 37 derajat Celsius, dalam kurun waktu 18 sampai 36 jam. Itulah cara membuat tempe kualitas terbaik yang bisa Anda coba.

Selanjutnya : Kewajiban Istri Atas Suami dalam Kristus
Sebelumnya: Gerakan Senam Hamil Pada Trimester Pertama
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar