Cara Menangani Kas Kecil pada Administrasi Kantor

Cara menangani kas kecil harus benar-benar teliti dan benar. Definisi dari kas secara umum adalah alat pembayaran yang bebas dan siap untuk dipergunakan dalam membiayai kegiatan umum dari perusahaan. Sedangkan definisi dari kas kecil merupakan sejumlah uang tunai yang selalu disediakan untuk membayarkan kebutuhan dari pimpinan dengan jumlah yang relatif kecil.

Dalam mengelola kas kecil dibutuhkan berbagai perlengkapan, seperti formulir bukti dari kas masuk, formulir bukti dari kas keluar, dan formulir untuk permohonan dalam pengisian kas kecil. Selain itu, juga terdapat peralatan lainnya, seperti printer, alat tulis, dan lain-lain.

Tujuan Dibuat Kas Kecil

Menangani kas kecil bertujuan untuk membayar pengeluaran yang memiliki jumlah kecil dan membayar pengeluaran mendadak. Tujuan yang lain, seperti telah disebutkan diawal adalah untuk melancarkan kegiatan pimpinan perusahaan, serta membantu sekretaris atau administrasi kantor ketika melaksanakan tugasnya.

Prosedur pertama dari penanganan kas kecil adalah tugas dari seorang sekretaris untuk membuatkan permohonan pengisian dana dari kas kecil pada bagian keuangan maupun bendahara perusahaan. Hal ini dilakukan dengan melampirkan pembukuan kas kecil pada bulan sebelumnya yang oleh pimpinan telah disetujui.

Jika ternyata permohonan tersebut telah disetujui, maka sekretaris dapat menerima dana pengisian untuk kas kecil. Dana ini berasal dari bendahara perusahaan, bisa dalam bentuk uang tunai maupun cek. Dana yang telah diterima harus dicatat dalam bukti kas masuk yang ditandatangani oleh administrator kantor atau sekretaris, serta kasir/bendahara perusahaan.

Bukti Kas Kecil

Bukti kas masuk ini harus atas sepengetahuan dan telah disetujui oleh pimpinan dari sekretaris tersebut. Pemasukan kas ini harus dicatat ke dalam buku kas. Lalu, uang disimpan di tempat yang aman dan ditaruh dalam tempat yang aman.

Bukti kas yang telah masuk disimpan di dalam orner. Lalu, administrasi kantor atau sekretaris bisa mengeluarkan dana tersebut sesuai dengan keperluan. Dalam setiap pengeluaran harus dicatat di dalam bukti kas keluar.

Jangan lupa dengan bukti transaksi penggunaan dana tersebut seperti nota, kwitansi dan lainnya. Mintalah tanda tangan pada pimpinan di bukti kas keluar. Catat serta masukkan data dari bukti kas keluar sesuai dengan sistem yang sedang digunakan.

Simpanlah semua dokumen pengeluaran pada orner. Buat juga laporan pertanggungjawabannya beserta bukti transaksi. Itulah cara menangani kas kecil agar tugas-tugas dari pimpinan dapat berjalan dengan lancar.

Selanjutnya : Tips Belajar Fotografi Kamera DSLR bagi Pemula
Sebelumnya: Tips Agar Rambut Tampak Sehat dan Indah Alami
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

loading