Cara Menanggulangi Banjir di Jakarta ala Jokowi


Bagaimana cara menanggulangi banjir di Jakarta ala Jokowi ?Banjir adalah masalah klasik warga ibukota kita, Jakarta. Sudah tak terhitung kerugian yang dialami oleh banjir di Jakarta ini.

Semakin lama, kelihatannya wilayah yang terkena banjir semakin meluas. Tak ayal, presiden Argentina pun sempat menunda kedatangannya ke Jakarta akibat masalah banjir ini. Oleh karena itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, segera memikirkan langkah-langkah untuk segera membebaskan Jakarta dari banjir.

Banjir di Jakarta

Pada umumnya, banjir di Jakarta lebih diakibatkan karena ulah manusia, yang tidak memperhatikan masalah lingkungan saat melakukan pembangunan. Sungai-sungai tidak dirawat, sehingga menyempit dan alirannya mampat. Juga karena masalah drainase yang tidak diperhatikan dengan benar, sehingga sistem drainase tidak dapat berfungsi.

Langkah yang pertama adalah normalisasi sungai. Normalisasi sungai ini akan dilakukan pada 13 sungai yang mengalir di Jakarta, tapi lebih difokuskan pada sungai Ciliwung, Pesanggrahan, Angke dan Sunter.

Selain normalisasi sungai, Jokowi juga akan membuat sodetan, di Otista dan Banjir Kanal Timur, serta pembuatan waduk besar di Cimanggis dan Ciawi, Jawa Barat. Untuk itulah, Jokowi pernah membicarakan masalah banjir ini dengan Gubernur Banten dan Jawa Barat.

Berikutnya adalah dengan membuat sumur resapan diberbagai tempat. Fungsi dari sumur resapan ini adalah untuk mengurangi air yang mengalir masuk ke Jakarta. Pihaknya juga akan membuat beberapa pompa air, yang berfungsi untuk mengurangi genangan air, khususnya di wilayah Jakarta Utara.

Sebagai langkah yang paling besar dan memakan biaya besar adalah pembuatan terowongan atau deep tunnel di Jakarta. Hal ini dilakukan Jokowi setelah melihat yang terjadi di Malaysia, yang juga telah membuat deep tunnel dan berhasil mengurangi banjir di sana.

Selain apa yang direncanakan oleh Jokowi, tentu saja cara menanggulangi banjir di Jakarta ini harus melibatkan semua pihak. Semua warga Jakarta harus turut serta menjaga kotanya, agar masalah banjir ini bisa diatasi. Warga diharapkan untuk membuat lubang biopori di area rumahnya masing-masing atau membuat sumur resapan.

Selanjutnya : Bisnis Pakaian Tanpa Modal
Sebelumnya: Zodiak yang Cocok dengan Taurus?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar