Cara Menanggulangi Limbah Air Rumah Tangga di Sungai


Air sungai dewasa ini terlihat tidak bersih. Warna air yang berubah mulai menghitam juga menimbulkan bau yang menyengat merupakan cermin dari sungai yang telah tercemar limbah. Limbah rumah tangga juga merupakan salah satu penyebab utama air sungai tercemar. Cara menanggulangi limbah air rumah tangga di sungai harus disosialisasikan dengan benar. Hal tersebut ditujukan agar adanya pengurangan pembuangan limbah di sungai.

Sungai-sungai berwarna hitam tersebut sudah banyak terlihat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, maupun Surabaya. Tercemarnya air sungai diakibatkan oleh tercampurnya limbah industri, limbah rumah tangga, serta bahan-bahan kimia lainnya. Bila hal tersebut dibiarkan saja, maka kesehatan mahkluk hidup yang hidup di lingkungan sekitarnya akan terancam.

Sungai yang telah tercemar limbah rumah tangga, cepat atau lambat hanya akan merugikan manusia itu sendiri. Hal tersebut karena cadangan air dalam tanah akan ikut tercemar oleh limbah tersebut. bakteri yang telah tercampur akan menganggu kesehatan hewan maupun manusia yang meminum air di sekitar sungai tersebut.

Bibit-bibit penyakit yang dihasilkan oleh limbah-limbah rumah tangga ini tadi hanya akan merugikan manusia itu sendiri. Sumber air minum di sekitar tempat hidup akan tercemar oleh berbagai macam zat kimia, logam-logam berat serta bakteri-bakteri. Bakteri coli misalnya dapat menganggu pencernaan yang mengakibatkan disentri, diare, kolera, maupun tipes.

Sedangkan zat kimia dan logam akan mengakibatkan organ tubuh seperti ginjal, hati, dan limpa akan terganggu kerjanya jika mengedap di dalam tubuh. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran air sungai adalah dengan mengalihkan pembuangan limbah ke sungai. Pembuangan limbah yang asal-asalan dapat membuat air menjadi baud an berubah warna.

Cara mengalihkan pembuangan ke sungai adalah dengan membuat saluran air kotor sendiri, bak resapan, maupun membuat tempat pembuangan sampah sementara . Misalnya saja, dengan drum yang telah dibuat lubang, lalu ditanam ke dalam tanah yang sebelumnya disekeliling drum telah dilapisi dengan koral dan ijuk.

Sampah rumah tangga juga dapat di daur ulang untuk mengurangi limbah yang akan dibuang ke sungai. Misalnya saja, sampah dari tumbuhan (sisa sayur, pembungkus makanan dari daun, atau sisa buah) dapat diolah menjadi pupuk kompos. Sampah yang berasal dari kaleng dapat dimanfaat menjadi hiasan, tempat pensil, maupun pot bunga. Itulah salah satu cara menanggulangi limbah air rumah tangga di sungai . Mari jaga sungai kita agar tetap bisa hidup sehat.

Selanjutnya : Makanan yang Bentuknya Mirip Organ Tubuh Manusia
Sebelumnya: Dampak Dari Kegiatan Pemupukan Pada Tanah Yang Berlebihan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar