Cara Menanggulangi Pencemaran Lingkungan


Cara menanggulangi pencemaran lingkungan perlu dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan bertambah parah serta untuk menjaga kelestarian lingkungan. Upaya penanggulangan pencemaran lingkungan dilakukan pada tiga aras, yaitu air, udara, dan tanah.

Penyebab pencemaran air adalah limbah rumah tangga (organik dan anorganik), limbah pabrik, limbah peternakan (tinja hewan), limbah pertanian (insektisida dan pupuk) yang dibuang ke saluran air (selokan, drainase, sungai, laut) atau sumber air (sumur, mata air, danau). Dampak pencemaran air, di antaranya kerusakan ekosistem air, hilangnya/punahnya organisme dan biota air, sulitnya mendapatkan air bersih, pendangkalan sungai, banjir, dan menjalarnya wabah muntaber.

Cara menanggulangi pencemaran air, di antaranya tidak membuang sampah ke selokan atau ke sungai, menggunakan deterjen yang mudah terurai, menggunakan pupuk yang ramah lingkungan, mengolah limbah industri agar bebas B3, tidak melakukan MCK dan memandikan ternak di sungai, membersihkan sungai dari sampah dan mengeruk sungai.

Penyebab pencemaran udara adalah emisi karbon yang dikeluarkan kendaraan bermotor dan asap pabrik atau kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap. Dampak pencemaran udara, yaitu buruknya kualitas udara yang dihirup manusia sehingga berpotensi menyebabkan berbagai penyakit ISPA, Asma, Sesak Nafas, hingga Kanker Paru-Paru. Dampak lainnya, yaitu naiknya suhu udara, berubahnya pola iklim, dan terganggunya pertumbuhan tanaman.

Cara menanggulangi pencemaran udara, di antaranya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi baik itu mobil ataupun sepeda motor, menanam banyak pohon di rumah atau di pekarangan karena satu pohon menghasilkan oksigen untuk tiga orang dan  mampu menyerap CO2 untuk proses fotosintesis, mengurangi penggunaan CFC atau Zat Freon yang merusak ozon dan menyebabkan pemanasan global, dan menebang hutan menggunakan metode tebang-pilih dan tebang-tanam.

Penyebab pencemaran tanah, yaitu berbagai sampah anorganik dan sampah organik yang dihasilkan dari kegiatan industri, peternakan, pertanian, pasar, rumah tangga yang menumpuk di atas tanah atau ditimbun di dalam tanah. Dampak pencemaran tanah, yaitu hilangnya kesuburan tanah dan mempengaruhi keseimbangan ekologi.

Cara menanggulangi pencemaran tanah, yaitu mengurangi penggunaan pupuk kimia, tidak menimbun bahan yang sulit terurai (botol, plastik, dan karet) di dalam tanah, melakukan remediasi tanah onsite dan offsite dengan bioremediasi, yaitu menghilangkan zat pencemar tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur).

Mari, sayangi bumi tempat kita tinggal dengan berpartisipasi aktif dalam berbagai cara menanggulangi pencemaran lingkungan demi kelangsungan masa depan anak cucu kita.

Selanjutnya : Contoh Pidato Pernikahan
Sebelumnya: Tips Bumbu Sop yang Enak
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar