Cara Mengatasi Jumlah Penduduk di Indonesia


Indonesia memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia. Dampak dari banyaknya jumlah penduduk banyak terjadi pengangguran, kemiskinan dan banyak kasus tindak kriminal lain. Salah satu cara mengatasi jumlah penduduk dengan cara melakukan Keluarga Berencana (KB), pemberian pendidikan bagi masyarakat sekitar agar pola berpikirnya lebih maju.

Kepadatan Penduduk dan Program KB

Masyarakat pedalaman tidak memedulikan KB. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka tidak peduli dan tidak mahu tahu, yaitu karena ketidakpahaman tentang manfaat KB serta perbedaan prinsip antara penduduk kota dan desa tentang KB. Jika orang-orang yang berada di kota berpikiran bahwa dua anak sudah cukup, berbeda dengan orang yang tinggal di desa. Mereka berpikiran bahwa semakin banyak anak semakin banyak pintu rezeki.

Dampaknya kemiskinan semakin lama semakin meluas dan memperpuruk keadaan. Memicu banyak anak-anak yang putus sekolah di tengah jalan. Lagi-lagi sekolah yang terputus seperti inilah investasi buruk bagi masa depan bangsa dan diri mereka sendiri. Jika dibairkan, yang akan terjadi adalah ledakan penduduk. Ledakan penduduk seperti inilah yang menyebabkan jarak sepasial dan parsial semakin sesak. Kesesakan inilah yang mengakibatkan terjadinya agresivitas masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Stres salah satu penyakit yang mudah menyerang penduduk yang tinggal di perkampungan yang tumbuh sesak. Stres ini pun muncul bisa disebabkan karena faktor ekonomi, pengangguran hingga akan merambah sampai pencemaran lingkungan. Semua ini bermula dari satu permasalahan yang diawali oleh jumlah penduduk yang membeludak.

Pengangguran ada di mana-mana. Pengangguran ini didukung dengan pendidikan mereka yang kurang. Jadi hanya orang-orang yang benar-benar memiliki skill dan ilmu pengetahuan sajalah yang bisa terserap ke dunia kerja, sisannya sebagai pekerja tidak jelas. Adapun faktor lain yang mengakibatkan terjadinya pengangguran, karena lowongan pekerjaan dengan orang yang ingin bekerja lebih besar berlipat-lipat orang yang mencari kerja.

Jadi sumber permasalahan yang terjadi untuk saat ini selain kemiskinan, pengangguran, stres, dan agresifitas, yang perlu diperhatikan lagi adalah bagaimana memeratakan pendidikan bagi orang-orang miskin yang tingal di kawasan pedesaan. Tujuannya jelas, yaitu agar menyatukan pandangan tentang pentingnya pengendalian jumlah anak dan memikirkan masa depan anak-anaknya di masa yang akan datang. Jadi mereka paham betul bagaimana cara mengatasi jumlah penduduk untuk kesejahteraan mereka sendiri.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Selanjutnya : Kicau Mania Murai Batu
Sebelumnya: Kisah Kehidupan Irfan Bachdim
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar