Cara Menggunakan Stetoskop


Stetoskop adalah salah satu alat kesehatan yang sering digunakan oleh dokter untuk mengetes detak jantung pasien. Ada banyak hal tentang stetoskop. Stetoskop, selain berfungsi sebagai alat untuk mendengarkan detak jantung, juga berfungsi untuk mengetahui tekanan darah, paru-paru, perut, hingga gerakan pada janin. Stetoskop, merupakan alat utama dalam pemeriksaan pasien karena membantu dokter atau perawat untuk mengambil diagnosis. Berikut pembahasan mengenai cara menggunakan stetoskop dan seputar dunia stetoskop yang lain.

Cara Penggunaan Stetoskop

Menggunakan stetoskop ternyata tidak semudah yang kita lihat, hanya asal ditempel di dada dan didengarkan begitu saja. Akan tetapi, ada beberapa bagian yang harus di-setting terlebih dahulu agar mempermudah pemahamannya. Pertama kali yang perlu dilakukan adalah tentu harus ada seorang pasien. Pastikan terlebih dahulu pasien tersebut adalah anak-anak atau dewasa.

Apabila pasien tersebut adalah anak-anak pastikan alat stetoskop tersebut diatur menggunakan bell, sedangkan untuk dewasa gunakan diafragma. Saat memeriksa, tempelkan pada area kulit intercostals atau biasa sering disebut sebagai otot antartulang rusuk. Pastikan pasian dalam keadaan nyaman dan rileks. Jangan lupa untuk memasangkan stetoskop tersebut di telinga. Ketika dilakukan pemeriksaan, mintalah pasien untuk bernapas secara perlahan-lahan agar pemeriksaan dapat berjalan lancar.

Merawat Stetoskop

Aertip adalah alat pendengar pada alat stetoskop. Lebih tepatnya yang sering dipasangkan di bagian telinga saat memeriksa. Aertip ini ternyata sangat sensitif dengan kotoran. Ketika aertip ini mengalami sumbatan maka akan mengganggu dan menghambat suara detak jantung pasien saat diperiksa.

Salah satu cara merawatnya adalah dengan cara membersihkannya. Itu sebabnya mengapa seorang dokter dilarang terlalu sering menyimpan stetoskop di saku jasnya, karena kain baju akan sangat mengganggu.

Cara merawat stetoskop yang kedua adalah memeriksa bagian segel. Lagi-lagi alat kecil ini sensitif. Segel pada stetoskop ini ternyata yang mengontrol tubuh pasien lewat udara suara yang diterima oleh telinga seorang dokter.

Hal ini terjadi karena pada segel tersebut kedap dengan udara. Adapun di bagian diafragma dan bell ini juga perlu hati-hati dalam menggunakannya. Karena, ketika salah memutar dan memasangkannya, diafragma tersebut tidak dapat didengarkan lagi.

Inilah sekilas tentang cara menggunakan stetoskop dan cara merawatnya. Semoga tulisan ini membantu bagi mahasiswa yang masih menempuh pendidikan serta dapat menjadi referensi. Dan, selamat mempraktikkan serta semoga berhasil.

Selanjutnya : Cara Menghaluskan Setrika
Sebelumnya: Cara Menggunakan Sendok dan Garpu Saat Jamuan Resmi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar