Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor


Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) identik dengan pajak kendaraan. Walaupun usia STNK ini berlaku 5 tahun, tetapi pembayaran pajak kendaraan dilakukan setiap tahun. Pembayaran pajak kendaraan bermotor ini dibayarkan pada saat jatuh tempo dimana STNK tersebut dikeluarkan. Besarannya tentu berbeda-beda bergantung dari tipe motor/mobil, jumlah cc, tahun perakitan, dan tingkat kepemilikan kendaaraan. Loket pembayarannya sendiri tersedia di SAMSAT baik melalui loket Drive Thru atau melalui loket pembayaran biasa. Kalau terlambat membayar ada cara menghitung denda pajak kendaraan bermotor. Berikut ini ulasannya.

Mungkin karena kesibukan yang teramat sangat, Anda melupakan pembayaran pajak kendaraan sampai 3 bulan keterlambatannya. Sampai suatu ketika, Anda bisa menyempatkan diri untuk datang membayar pajak kendaraan tersebut. Sampai di loket, Anda menyerahkan STNK Anda dan petugas SAMSAT menyebutkan jumlah nominal yang harus Anda bayangkan. Terkejut, karena jumlah nominal yang harus dibayarkan melebihi ekspektasi Anda. Ternyata Anda terlambat membayar pajak.

Secara sederhana, apabila keterlambatan pembayaran pajak 3 bulan dari tanggal jatuh tempo, perhitungan dendanya 2% dikalikan 3 dikalikan pajak kendaraan yang telat. Jadi besarnya denda keterlambatan yang harus dibayarkan sebesar 6% dari nilai pajak kendaraan bermotor. Apabila pajak kendaraan bermotor sudah telah bertahun-tahun, maka tiap tahunnya didenda sebesar 30% dari nilai pajak kendaraan bermotornya. Dan, pembayaran denda tersebut harus dibayarkan lunas pada saat pembayaran dan tidak bisa diangsur pada saat perpanjangan selanjutnya.

Pada saat pembayaran pajak kendaraan bermotor juga, Anda akan dikenakan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dikelola oleh pihak Jasa Raharja untuk santunan korban kecelakaan bermotor. Besaran denda SWDKLLJ untuk roda dua adalah Rp32.000 dan Rp100.000 untuk kendaraan roda empat.

Perhitungan Denda Pajak Kendaraan

Berikut contoh ilustrasi menghitung denda pajak kendaraan bermotor.

  • Merek/Type : Yamaha/1S7 Jupiter-MX 135
  • Tahun Pembuatan : 2007
  • Besar Pajak : 199.500
  • Rumusnya : (2% x 3 x 199.500) + denda SWDKLLJ
  • (119.700) + 32.000
  • 151.700 (total denda selama 3 bulan)

Jadi pajak kendaraan bermotor berikut denda yang harus dibayarkan adalah 199.500 + 151.700 = 351.200

Demikianlah contoh cara menghitung denda pajak kendaraan bermotor, semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Cara Mengobati Mencret
Sebelumnya: Memilih Cat Rumah Warna Unik
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar