Cara Menghitung Pajak Perusahaan


Cara menghitung pajak perusahaan, perusahaan barang dan jasa, maupun perusahaan industri kini semakin mudah dengan banyaknya program komputerisasi khusus untuk perpajakan. Seorang yang bertugas mengerjakan bagian pajak di perusahaan (misalnya akunting dan bagian pajak) cukup menginput data atau angka nominal. Dalam sekejap, perhitungan pajak bisa segera terlihat.

Kemudahan lainnya adalah dengan adanya sosialisasi cara perhitungan pajak yang ada di situs dirjen pajak dapat diakses oleh siapapun. Para pengusaha yang ingin menghitung pajak perusahaannya sendiri cukup melihat contoh penghitungan yang ditampilkan. Para wajib pajak kemudian tinggal menyetornya secara langsung melalui kantor-kantor pajak terdekat.

Suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan atau layanan jasa biasanya akan menjual produk atau jasa. Kegiatan transaksi penjualan tersebut tentunya berhubungan dengan pajak standar atau pajak biasa. Pengenaan pajak pertambahan nilai pada produk, pajak penghasilan, pajak royalti serta pajak lainnya yang berhubungan dengan kegiatan penjualan.

Manfaat Pajak

Kewajiban dan menghitung pajak penghasilan bagi perusahaan serta menyetorkannya ke kas negara pada prinsipnya adalah mutlak. Perhitungan pajak di setiap negara berbeda-beda. Namun, peruntukan hasil pajak ditujukan untuk pembangunan negara dan kesejahteraan masyarakat.

Pajak perusahaan untuk negara Indonesia diatur dalam Undang-Undang perpajakan No. 10 tahun 1994 mengenai pajak. Besaran pajak yaitu sebesar 10 persen untuk penghasilan sampai nominal Rp. 25 juta. Penghasilan di atas Rp. 25 Juta sampai dengan 50 juta dikenakan pajak penghasilan sebesar 15 persen. Sedangkan untuk penghasilan di atas Rp. 50 juta dikenakan pajak penghasilan sebesar 30 persen.

Aturan Penghitungan Pajak

Setiap perusahaan (baik jasa maupun barang) pasti memiliki karyawan yang mesti dipotong pajak penghasilannya. Pemotongan pajak ini dilakukan pada gaji karyawan setiap bulannya. Aturan penghitungan pajak tidak bisa dilakukan sebebasnya. Dirjen pajak sudah menetapkan aturannya.

Berikut penjelasan contoh beberapa penghitungan pajak yang ada di perusahaan seperti pajak penghasilan, pajak penambahan nilai (penjualan barang kena pajak kepada kantor kantor pemerintah, dan contoh penghitungan pajak atas pembelian barang kena pajak atau jasa kena pajak.

contoh pemotongan

 

 

 

 

 

 

 

 

contoh pemotongan 22

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Demikian beberapa cara menghitung pajak perusahaan.

Selanjutnya : Buah Untuk Diet
Sebelumnya: Membahas tentang Hukum Internasional
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar