Cara Mengolah Sampah Daun Menjadi Pupuk Kompos


Cara mengolah sampah daun menjadi pupuk kompos saat ini banyak disosialisasikan oleh dinas pertanian. Volume sampah yang semakin menumpuk menjadikan lingkungan tempat tinggal menjadi kumuh dan rentan terkena kuman penyakit. Oleh sebab itu, pemerintah dan dinas pertanian bekerja sama dengan seluruh masyarakat untuk mengurangi sampah dengan membuat pupuk kompos.

Sampah organik berukuran yang besar, seperti dedaunan, ranting kayu, bisa dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos. Hal ini tentu bermanfaat untuk mengurangi tumpukan sampah yang menggunung sehingga TPA serta meringankan biaya pembelian pupuk bagi tanaman. Pupuk kompos memiliki manfaat yang tak kalah hebat dari pupuk kimia.

Jenis Sampah

Umumnya, sampah terbagi menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah anorganik selanjutnya terbagi menjadi tiga, yaitu sampah plastik, sampah logam, dan sampah kertas. Sampah ini bisa didaur ulang untuk menjadi bahan baku industri.

Sampah organik terdiri dari sampah dapur, yaitu sisa-sisa makanan atau bagian sayuran yang tidak digunakan, kulit buah, ranting kayu, daun-daunan, dan lainnya. Sampah organik bisa membusuk jika dibiarkan terlalu lama dalam tempat pembuangan terbuka. Pemanfaatan sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos yang berguna bagi penyubur tanah dan tanaman.

Berbeda dengan sampah organik, sampah anorganik seperti baju bekas, celana bekas, kaleng, karet, pembalut, diapers, dan sampah lainnya yang tidak bisa didaur ulang bisa dihancurkan dengan cara dibakar menggunakan incenerator (mesin pembakar sampah). Sisa bakaran berupa arang bisa digunakan sebagai campuran pupuk kompos.

Membuat Pupuk Kompos

Agar volume sampah tidak menganggu lingkungan dan kesehatan, Anda bisa membuat pupuk kompos dari sampah anorganik seperti mengolah sampah daun menjadi pupuk kompos. Daun-daun yang berguguran dan mengotori halaman rumah bisa diubah menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos bisa menyuburkan tanah dan membuat tanaman subur lebih baik.

Sampah daun yang menumpuk dikumpulkan dalam sebuah bak atau drum plastik yang bagian bawahnya sudah ditutupi tanah atau paving block serta diberi lubang supaya air yang berlebih tidak dapat merembes ke dalam tanah. Lalu, campurkan dengan sampah kotoran hewan.

Tambahkan satu lapisan tanah di atasnya dan campurkan kembali. Selanjutnya, biarkan mikroba aktif yang ada di dalam tanah bekerja untuk mengolah sampah daun menjadi kompos. Tutup drum atau bak plastik dengan karung goni.

Demikian cara mengolah sampah daun menjadi pupuk kompos.

Selanjutnya : Im3 Paket Opera Mini Pulsa Berkurang
Sebelumnya: Tiga Artis Korea yang Bunuh Diri
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar