Teknik dan Cara Mengukur Suhu


Cara mengukur suhu yakni dengan menggunakan termometer.  Menurut kamus besar bahasa Indonesia, suhu diartikan sebagai ukuran kuantitatif terhadap temperatur, panas atau dingin diukur dengan termometer. Sedangkan menurut para ahli suhu lebih sering menunjukkan energi yang dimiliki oleh sebuah benda. Di dalam benda ada atom-atom yang terus bergerak berpindah, semakin tinggi atom yang menyusun sebuah benda maka suhu yang ada semakin tinggi.

Secara umum kita sebenarnya bisa mengetahui suhu dingin atau panas karena merasakannya dan menyentuh bendanya. Tetapi cara ini hanyalah cara umum saja, tidak ada catatan rigit mengenai seberapa panaskah atau seberapa dinginkah. Itulah yang disebut sebagai pengukuran secara kualitatif.

Sedangkan jika diukur secara kuantitatif, pengukuran suhu tetap harus menggunakan termometer. Biasanya termometer yang digunakan terbuat dari campuran air raksa dan alkohol. Sejauh ini ada empat macam termometer yang dikenal untuk mengukur suhu, yakni Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin.

Sedangkan tipe termometer dibagi menjadi beberapa, seperti termometer alkohol, basal, oral, merkuri, galileo, cairan kristal, dan infra merah. Lantas bagaimana cara mengukur suhu? Berikut ini akan kami sampaikan contoh bagaimana mengukur suhu, salah satunya adalah suhu tubuh.

Mengukur Suhu Tubuh

Mengukur suhu tubuh inilah yang paling gampang untuk percontohan. Caranya pun bisa dilakukan dengan menempatkan termometer di tempat-tempat berikut ini. Pertama mengukur suhu lewat ketiak.

Cara mengukur suhu lewat ketiak paling sering digunakan oleh masyarakat pada umumnya. Namun ternyata mengukur suhu di bagian ini tidak akuratif atau tingkat akurasinya rendah dibanding yang lain. Dibutuhkan kira-kira waktu sekitar 3-5 menit untuk mengetahui hasil dari pengukuran ini.

Kedua, suhu telinga. Cara pengukuran lewat lubang telinga ini paling banyak diaplikasikan oleh rumah sakit rumah sakit. Selain karena lebih praktis daripada di ketiak, pengukuran lewat lubang telinga mempunyai tingkat akurasi yang lebih baik dibanding ketiak.

Ketiga, mengukur suhu lewat mulut. Pengukuran suhu dengan mulut lebih akurat dibandingan pengukuran lewat ketiak. Tapi pengukuran jenis ini susah dilakukan pada anak-anak batita.

Keempat, mengukur suhu lewat anus. Pengukuran seperti ini memang paling tidak lazim dilakukan, terutama oleh masyarakat-masyarakat awam karena anus masih dianggap sebagai tabu.

Cara mengukur lewat anus ini juga kurang banyak dilirik karena termometer harus dimasukkan ke dalam lubang anus. Termometer yang hendak dipakai sebaiknya dilapisi dengan jeli. Semoga informasi mengenai cara mengukur suhu ini berguna bagi Anda.

Selanjutnya : Tugas dan Fungsi Administrasi Perusahaan
Sebelumnya: Perkembangan Pemakaian Baju Riau
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar