Cara Menulis Daftar Rujukan Karya Tulis Ilmiah


Cara menulis daftar rujukan harus dilakukan pada penulisan karya tulis ilmiah. Biasanya pada bagian penutup karya tulis ilmiah akan dibuat kesimpulan dan saran. Di dalamnya akan dibuat semacam saran-saran atas masalah yang dibuat secara singkat.

Agar penyusunan sebuah karya ilmiah lebih rapi, biasanya sebuah karya ilmiah akan dilengkapi dengan daftar pustaka atau daftar rujukan yang berisi buku-buku atau referensi yang dijadikan sebagai bahan rujukan pembuatan karya tulis tersebut.

Menulis Daftar Rujukan

Cara menulis daftar pustaka atau rujukan sebagai berikut.

1. Nama penulis dalam daftar pustaka ditulis secara terbalik. Maksudnya, nama belakang disimpan di depan atau awal dan nama depan disimpan di belakang memakai tanda koma. Ketentuan ini sudah berlaku secara internasional.
Contoh: Irvan Aqila ditulis Aqila, Irvan Ryu Tri ditulis Tri, Ryu

2. Jika sumber buku ditulis oleh dua atau tiga orang penulis, maka yang dituliskan namanya secara terbalik adalah penulis pertama saja. Selanjutnya nama semua penulis ditulis.
Contoh: Nurcahya, Aida, Fitri Komala Dewi, Dyah Permata Sari.

3. Jika sumber buku yang digunakan ditulis oleh lebih dari tiga orang penulis, maka yang akan ditulis hanya nama penulis pertama saja dan selanjutnya diikuti dengan et all (artinya dan lain-lain) atau bisa juga ditulis dengan singkatan dkk (dan kawan-kawan).
Contoh: Ervan, Michael J. (et all) 2001. Cara-cara Efektif Mengasuh Balita. Jakarta. Gramedia Karya.
Aqila, Irvan dkk.

4. Setelah penulisan nama diikuti oleh tahun terbit, judul buku, kota terbit, dan nama penerbit. Jangan lupa untuk memerhatikan penulisan tanda bacanya.

5. Judul buku ditulis secara miring atau digarisbawahi.

6. Urutan penulisan daftar pustaka diurutkan berdasarkan abjad penulis (setelah nama penulis dibalik). Perlu diperhatikan dalam pembuatan daftar pustaka atau rujukan tidak perlu dituliskan nomor urut.

7. Baris pertama diketik mulai dari spasi pertama dari tepi margin dan baris berikutnya mulai dari lima spasi (satu tab komputer).

8. Jarak antara baris pertama ke baris berikutnya (apabila merupakan kelanjutannya) harus menggunakan spasi rapat. Sedangkan, untuk jarak antara sumber yang satu dengan sumber lainnya menggunakan spasi ganda.

Demikian cara menulis daftar rujukan. Semoga bermanfaat dan dapat menambah referensi Anda terutama yang sedang mengerjakan sebuah karya ilmiah.

Selanjutnya : Cara Merias Diri dengan Mudah dan Sederhana
Sebelumnya: Bisnis Pencucian Mobil Sistem Hydraulic
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar