Jenis Murai Batu dan Cara Merawat Burung Kicau Murai Batu

Salah satu burung yang saat ini populer dan digemari banyak orang adalah murai batu. Meski terkenal punya suara yang sangat merdu, pemilik tetap harus mengetahui cara merawat burung kicau murai terutama murai batu.

Merawat Burung Murai Batu

Burung murai batu ini sendiri terdiri dari beberapa jenis, sesuai dengan daerah asalnya. Seperti Murai batu Aceh, Medan, Lahat, Lampung, Jambi dan Borneo. Semua jenis ini punya kelebihan yang sama yaitu mudah melakukan adaptasi dan tidak sulit untuk dijinakan. Selain itu burung ini juga punya sifat tidak mudah menyerah. Ketika mendengar suara kicauan burung lain, dia tetap berani memunculkan kicauannya sendiri.

Bukan itu saja, teknik perawatan burung murai sangat mudah dilakukan apalagi jika kondisinya sedang sehat. Pada pagi hari burung ini cukup diangin-anginkan di tempat terbuka selama kurang lebih setengah jam. Selanjutnya bisa dimandikan dengan cara disemprot. Bila mau dijemur maka waktu terbaik yaitu antara pukul delapan pagi sampai sebelas siang.

Untuk makanannya harus diganti setiap dua hari serta disimpan dalam wadah lalu diletakan pada sangkarnya. Kandang atau sangkar ini harus selalu sering dibersihkan sebab membuat burung itu semakin rajin berkicau. Apalagi jika sering diperdengarkan suara kicauan yang diputar dengan MP3 player maupun alat lainnya.

Ketika burung murai sedang dalam kondisi birahi atau ingin kawin salah satu sifat yang paling sering muncul yaitu tingkah lakunya berubah jadi agresif dan suka mematuk sangkar. Agar nafsu seksnya bisa kembali turun, jumlah makanannya harus dikurangi dan pemandian semakin sering dilakukan agar tubuhnya yang panas bisa menjadi dingin.

Jika masalah birahi ini tidak segera diatasi suara kicauannya menjadi tidak nyaring lagi karena suasana hati murai tersebut juga tidak tenang. Selain itu sikap agresif yang muncul tersebut dapat memberi efek lain yaitu luka di tubuhnya sebab terlalu sering melakukan gerakan sehingga bisa menimbulkan benturan dengan benda di sekelilingnya.

Lalu untuk kondisi yang sedang drop, maka cara merawat burung kicau murai terbaik adalah frekuensi mandinya dikurangi. Kemudian untuk makanannya bisa diberi kelabang atau jangkrik. Selain itu usahakan dia tidak mendengar kicauan burung lain sebab hal ini membuat kondisnya makin mengalami penurunan. Jadi sebaiknya dipisahkan lebih dulu untuk sementara waktu.

Loading...
Selanjutnya : Resep Koktail Buah Segar Buatan Sendiri
Sebelumnya: Berbagai Kendala Ekspor Hortikultura Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar