Cara Okulasi Tumbuhan dengan Berbagai Kelebihannya


Okulasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan hasil panen atau bibit tanaman yang lebih bagus kualitasnya. Selain itu melalui teknik ini bisa digabungkan dua sifat atau tumbuhan yang berbeda sehingga bisa dihasilkan suatu hasil perkawinan yang baru lagi. Adapun cara okulasi tumbuhan tersebut langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

Tahap Okulasi Tanaman

Lebih dahulu harus dipilih mata tunas yang ingin ditempelkan. Pilih mata tunas yang kualitasnya bagus. Salah satu tandanya adalah sudah muncul tunas atau calon batang kecil. Jika tumbuhan itu belum muncul mata tunasnya, bisa dipacu dengan cara memotong dan memangkas daunnya. Hal ini bisa memacu pertumbuhan tunas baru.

Setelah menemukan mata tunas yang baik, penyayatan bisa dilakukan. Penyayatan tersebut tidak boleh menghilangkan kambiun, yaitu lapisan tipis yang menempel pada batang tumbuhan. Sebab fungsi kambiun ini adalah untuk menyalurkan bahan makanan. Jika ikut tersayat tentu suplai atau asupan makanan tidak bisa mengalir sehingga okulasi menemui kegagalan.

Pengikatannya juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Harus rapat, kencang serta tidak ada lubangnya sehingga udara tidak dapat masuk. Tapi jika terlalu kencang juga tidak baik sebab bisa menjadikan batang jadi seperti kena cekikan dan bahan makanan tidak bisa dialirkan.

Air juga tidak boleh masuk, karena dapat membuat busuk mata tunas. Namun mata tunas harus tetap terbuka serta diusahakan tidak tertutup oleh tali yang dipakai untuk mengikatnya. Jadi tunas tetap bisa bernapas dan tumbuh dengan baik.

Semua proses okulasi harus dikerjakan dengan cepat dan hasil sayatan tidak boleh dibiarkan di tempat terbuka terlalu lama, apalagi jika cuaca sedang panas. Sebab hal ini bisa menjadikan kulit kambiun jadi cepat rusak dan kering. Karena ini sebelum dilakukan semua peralatan harus sudah tersedia sebelumnya, agar tidak membuang waktu.

Disarankan agar melakukan penyayatan mata tunas yang mau ditempel dulu, setelah itu barulah mengiris batang bagi induknya. Agar semua pekerjaan ini tidak menimbulkan masalah gara-gara orang yang melakukannya merasa tidak nyaman, pilih waktu yang tepat hingga tidak kena sinar matahari yang panas.

Jadi waktu terbaik untuk mempraktekkan cara okulasi tumbuhan ini adalah pagi atau sore hari. Apalagi jika matahari bersinar dengan terik, kambium menjadi lebih cepat kering. Dan yang tidak boleh dilupakan, okulasi dilakukan sebelum tumbuhan disiram dengan air.

Selanjutnya : Contoh Makanan untuk Penderita Diare
Sebelumnya: Ramuan Kopi Kapulaga
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar