Cara Pelaksanaan Sai

Cara pelaksanaan sai dalam urutan ibadah haji dan umroh adalah salah satu syarat sahnya haji dan umroh. Sa’i ini merupakan salah satu rangkaian rukun haji dan umroh yang wajib dilakukan oleh jamaah selama menunaikan ibadah haji dan umroh. Kali ini kita akan mengupasnya secara singkat bagaimana pelaksaan sa’i selama menjalankan ibadah umroh. Pelansanaan sa’i sangat penting untuk diketahui supaya tidak lupa pada saat akan melaksanakannya.

Menunaikan ibadah haji wajib hukumnya bagi umat Islam yang sudah mampu. Sementara melaksanakan umroh itu hukumnya sunnah, sehingga siapa saja bisa melaksanakan umroh ini.

Pelaksanaan haji dan umroh memiliki syarat yang sama, tetapi rukunnya saja yang berbeda. Namun, keduanya sama-sama memerlukan dan mengharuskan melaksanakan sa’i. Umroh bisa dilakukan siapa saja, karena biayanya lebih murah dan lebih terjangkau bila dibandingkan dengan haji yang biayanya cukup besar.

Keutamaan Melaksanakan Haji dan Umroh

Haji merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam selain dari menunaikan shalat, puasa, membaca Al-Qur’an dan membayar zakat. Ibadah haji ini diwajibkan bagi mereka yang mampu dan sudah memenuhi syarat. Namun, jika belum mampu menunaikan haji bisa menunaikan umroh saja dulu. Melaksanakan umroh ini tidak selama menunaikan haji, dan biayanya lebih murah, karena bisa setengah dari biaya menunaikan haji.

Hukumnya wajib ini membuat semua umat Islam tertuju pada haji ini. Rasanya kurang lengkap jika semasa hidup kita tidak menunaikan ibadah haji, oleh karena itu sebisa mungkin dengan segala daya dan upaya kita harus bisa menunasikannya.

Umroh bisa kita tempuh manakala belum mampu menunaikan ibadah haji terlebih dahulu. Dengan umroh setidaknya kita belajar terlebih dahulu apa saja syarat yang harus dipenuhi dan dilakukan selama beribadah di tanah suci.

Syarat dan Rukun Umroh

Pada prinsipnya syarat dan rukun baik itu melaksanakan ibadah haji ataupun umroh sama saja, hanya rukunnya yang sedikit berbeda. Dalam umroh pelaksanaan rukunnya tidak selengkap pada saat melaksanakan ibadah haji.

Hanya ada kesamaan antara keduanya yang harus ditunaikan, yaitu pelaksanaan sai’i. Sa’i ini adalah serangkaian rukun haji dan umroh yang dilaksakan dengan berlari-lari kecil dari shafa ke marwah, yang diawali dari shafa menuju marwah sebanyak 7 kali.

Cara pelaksanaan sai ini dilakukan setelah melakukan tawaf di Kakbah. Pelaksanaan sa’i ini tidak boleh dilewatkan karena menjadi salah satu rukunnya, jika tidak dilaksanakan berarti umrohnya tidak sah atau tidak sempurna.

Sebelum berlari-lari kecil, berdoa dahulu di hadapan kiblat, lalu diikuti dengan takbir sebanyak 3 kali dan berdoa menurut keinginan masing-masing, terkahir baru berlari kecil dari bukit shafa menuju marwah dengan hitungan sekali pergi dan sekali pulang sebanyak 7 kali.

Demikianlah ulasan singkat mengenai cara pelaksanaan sai selama ibadah umroh. Baik untuk ibadah umroh maupun haji, pelaksanaan sa’i ini harus dilakukan sebagai syarat terpenuhinya rukun haji dan umroh. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Arkeolog Pertama yang Melakukan Penelitian di Indonesia
Sebelumnya: Lirik Lagu Raihan, Kental Nuansa Islami
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...