Cara Pemakaian Pupuk Urea


Cara pemakaian pupuk urea pada tanaman harus diperhatikan. Pupuk urea termasuk jenis pupuk anorganik. Jika digunakan secara berlebihan justru akan membuat tanah menjadi rusak.

Apalagi jika terjadi salah pakai dan digunakan secara berlebihan justru akan membuat tanaman menjadi mati. Oleh karena itu, sebaiknya saat menggunakan pupuk anorganik harus sesuai dengan aturan pakainnya.

Penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan bisa membuat tanaman mati dan juga tanah menjadi tak subur. Apalagi jika tidak diimbangi dengan penggunaan pupuk kompos atau pupuk kandang.

Keuntungan Pupuk Anorganik

Ada beberapa keuntungan dari penggunaan pupuk anorganik di antaranya sebagai berikut.

  1. Pemberiannya dapat terukur dengan tepat karena umumnya pupuk anorganik memiliki takaran hara yang pas.
  2. Pupuk anorganik tersedia dalam jumlah yang cukup. Artinya, kebutuhan pupuk ini dapat terpenuhi asalkan ada uang untuk membelinya.
  3. Pupuk anorganik mudah dalam pengangkutan karena jumlahnya relatif lebih sedikit dibanding pupuk kandang atau pupuk kompos.

Namun, penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan bisa saja membuat tanah dan tanaman menjadi mati. Oleh sebab itu, saat Anda memutuskan untuk memakai pupuk anorganik harus benar-benar memerhatikan aturan pakainya.

Jangan sampai Anda membuat aturan sendiri saat melakukan pemupukan. Baca dengan benar cara pemakaian pupuk urea ataupun pupuk anorganik lainnya.

Pupuk Urea

Pupuk urea termasuk pupuk nitrogen yang dulunya banyak diimpor. Namun, saat ini urea sudah diekspor karena sudah banyak dibuat di dalam negeri. Urea dibuat dari gas amoniak dan gas asam arang. Gabungan kedua zat ini menghasilkan pupuk urea dengan kandungan N sebanyak 46 persen.

Pupuk urea termasuk pupuk yang mudah menarik uap air (higroskopis). Pada kelembaban 73 persen, pupuk urea sudah mampu menarik uap air dari udara. Hal ini menyebabkan pupuk urea mudah larut dalam air dan tanaman akan dengan mudah menyerap pupuk urea.

Urea dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan fisiknya, yaitu urea prill dan urea nonprill. Pemakaian pupuk urea harus diperhatikan. Sebaiknya pemberian urea melalui daun, tetapi harus tetap hati-hati. Soalnya, urea bisa membuat tanaman hangus terutama bagi tanaman yang memiliki daun yang amat peka.

Semprotkanlah urea dengan bentuk tetesan yang besar ke arah tanaman. Urea prill bisa digunakan dengan cara dilarutkan terlebih dahulu atau bisa juga disebar secara langsung pada tanah atau tanaman. Demikian cara pemakaian pupuk urea.

Selanjutnya : Proses Terjadinya Menstruasi pada Wanita
Sebelumnya: Gambaran Surga Dibawah Kaki Ibu
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar