Cara Perkawinan Ikan Cupang


Bagaimana cara perkawinan ikan cupang?

Kehadiran akuarium di sebuah area publik seperti lobby kantor kini makin digemari. Selain karena alasan estetika, gerakan ikan yang cenderung indah dilihat juga merupakan salah satu cara relaksasi yang sederhana. Bahkan, banyak orang yang menjadikan ikan sebagai sarana untuk melepas stress dan penat.

Dengan memelihara ikan hias, apalagi ikan yang memiliki warna cerah akan membuat mata terbuai akan keindahannya.

Memiliki dan memelihara ikan hias tidaklah sulit. Apalagi saat ini banyak ikan hias yang mudah pemeliharaannya dan juga murah meriah, seperti ikan Cupang. Ikan Cupang tidak memerlukan perawatannya yang rumit, bahkan juga untuk mengawinkannya.

Bagaimanakah cara perkawinan ikan Cupang yang dapat kita lakukan sendiri di rumah? Simak cara-cara tersebut di bawah ini.

Cara Melakukan Perkawinan Ikan Cupang

Ikan Cupang merupakan ikan yang tahan banting dan sangat mudah dipelihara. Cara mengawinkannya cukup sederhana:

  • Waktu perkawinan. Musim kemarau merupakan saat yang tepat untuk mengawinkan ikan Cupang. Karena di musim ini ikan Cupang lebih agresif dibanding musim kemarau, sehingga anakan yang dihasilkan pun akan maksimal.
  • Pemisahan jantan dan betina. Sebaiknya Cupang jantan dan betina dipisahkan terlebih dahulu selama seminggu sebelum dikawinkan.
  • Pemberian pakan yang berbeda pada Cupang betina. Cupang betina sebaiknya diberi pakan hidup, pakan kering dan pellet selang-seling selama dua hari sekali.
  • Perbanyak frekuensi pergantian air di kolam pemijahan
  • Masukkan Cupang jantan terlebih dahulu ke kolam pemijahan. Hal ini dimaksudkan agar Cupang jantan dapat membangun sarangnya terlebih dahulu sebelum Cupang betina dimasukkan ke kolam pemijahan.
  • Masukkan Cupang betina ke dalam kolam pemijahan. Biasanya Cupang jantan akan bersikap agresif terhadap betinanya, dengan mengejar dan menggigit sirip Cupang betina.
  • Jika Cupang jantan terlihat terlalu agresif, segera pisahkan Cupang jantan dan betinanya. Setelah beberapa hari ulangi lagi cara perkawinan Cupang seperti di atas.
  • Cupang jantan akan menggesekkan tubuhnya ke Cupang betina. Kemudian Cupang betina akan melepaskan sel telur bersamaan dengan Cupang jantan melepaskan spermanya. Sel telur dan sperma yang dilepas masing-masing Cupang akan membentuk pembuahan. Telur yang dihasilkan pembuahan tersebut kemudian akan dibawa oleh oleh Cupang jantan ke dalam sarang yang telah dibuatnya.
  • Segera pindahkan Cupang betina dari kolam pemijahan untuk menghindari perilaku agresif Cupang jantan.
  • Telur akan mulai menetas dalam hitungan hari, segera pindahkan Cupang jantan setelah anak Cupang dapat berenang sendiri.

Demikian cara perkawinan ikan Cupang. Semoga bermanfaat bagi Anda yang memiliki niat untuk memeliharanya sebagai bisnis.

Selanjutnya : Internet sebagai Media Komunikasi Pendidikan E-Learning
Sebelumnya: Penyedia Layanan Kredit Laptop
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar