Cara Stek Mawar


Cara Stek Mawar

Bunga mawar termasuk salah satu bunga yang disukai banyak orang. Menanam bunga mawar di halaman rumah dapat memperindah halaman. Mawar sebenarnya termasuk tanaman semak. Itulah sebabnya, ada duri-duri pada tanaman mawar. Bunga ini lebih banyak tumbuh di bagian bumi sebelah utara dan terdapat lebih dari 100 jenis mawar di dunia ini. Untuk menanam mawar di rumah, bisa dilakukan dengan metode stek. Bagaimana cara stek mawar ini?

Yang pertama, potonglah tangkai mawar yang sudah tua, dengan panjang sekitar 4 – 5 cm, dengan menggunakan pisau yang tajam dan bersih. Lalu, siapkan media tanamnya. Media tanam ini adalah tanah murni, yang tidak diberi pupuk apapun.

Pemberian pupuk dapat mengakibatkan banyaknya bakteri. Bakteri ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman yang distek. Bahkan ada yang malah mati. Pada saat proses stek ini, yang sangat diperlukan adalah pertumbuhan akar.

Saat melakukan proses penanaman, tanah dimasukkan ke dalam kantong plastik atau polybag berukuran seperempat kilogram, yang bagian bawahnya sudah dilubangi dengan menggunakan lidi. Beri air, lalu tancapkan potongan tangkai mawar tadi tepat di bagian tengahnya.

Letakkan kantong plastik tadi di tempat yang teduh dan usahakan agar tanah di dalamnya selalu dalam keadaan basah dan lembab. Jangan dulu diberi pupuk. Tunggu hingga tanaman siap untuk dipindahkan ke pot atau halaman rumah.

Jika tanaman mawar di dalam plastik sudah tumbuh daunnya, setidaknya 3 tangkai, itu menandakan tanaman siap dipindah ke media tanam yang baru, misalnya ke pot atau ke halaman rumah.

Tanah yang akan menjadi media tanamnya yang baru harus dicampur dengan kompos atau pupuk kandang. Perbandingannya adalah 1:2. Memindahkannya harus hati-hati. Sobek plastiknya tanpa merusak tanahnya, karena dapat membuat akarnya patah. Setelah itu ditanam ke dalam media tanamnya yang baru.

Cara stek mawar berikutnya adalah merawatnya dengan baik, antara lain dengan disiram. Awasi juga dengan rutin, karena mawar rentan terkena penyakit, seperti karat daun dan bercak hitam. Penyakit karat daun ini dapat menyebabkan daun-daunnya rontok.

Selanjutnya : Salah Satu Contoh Studi Kasus Pembelajaran Matematika SD
Sebelumnya: Cara Shalat Rawatib yang Baik dan Benar
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar