Cara Ternak Ayam Petelur Lengkap dan Ringkas

Artikel berikut akan membahas cara ternak ayam petelur lengkap dengan cara yang ringkas. Jika Anda ingin memiliki peternakan ayam petelur, sebaiknya Anda kuasai dulu pengetahuan tentang ayam petelur termasuk mengenali jenisnya, memahami lokasi peternakan yang cocok, dan mengetahui cara budidayanya sampai pada tahapan panennya.

Berbagai item pengetahuan ini harus Anda kuasai untuk memperbesar peluang keberhasilan dan memperkecil kemungkinan terjadinya kegagalan. Untuk beternak ayam petelur, beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut.

•    Tentukan jenis ayam petelur yang akan dikembangbiakkan. Ayam petelur dibagi menjadi 2 jenis, yakni ayam petelur putih atau ayam petelur ringan serta ayam petelur medium atau ayam petelur dwiguna. Perbedaan kedua jenis ayam ini terletak pada bentuk fisiknya dan juga tujuannya dibudidayakan.

•    Tentukan lokasi peternakannya. Syarat lokasi yang baik, yakni jauh dari pemukiman, mudah dijangkau, dan bersifat menetap.

•    Buatlah kandang yang sesuai dan cukup nyaman untuk ayam petelur. Misalnya, suhu sekitar berkisar pada 32,2–35 °C dengan kelembapan antara 60 % sampai 70%.

•    Peralatan yang harus disediakan adalah litter atau alas, tempat bertelur, tempat bertengger, tempat untuk makan dan minum. Untuk peralatan ini juga harus diperhatikan spesifikasi dan syaratnya agar ayam petelur merasa nyaman.

Seperti litter atau alas lantai yang kondisinya harus tetap kering, tempat bertelur yang memadai, alat makan dan minum yang tidak berkarat, dan sebagainya.

•    Penyiapan bibit. Untuk menghasilkan ayam petelur yang baik, masalah penyiapan bibit harus diperhatikan, misalnya tidak cacat, bibit ayamnya berasal dari induk yang unggul, memiliki nafsu makan yang baik, dan sebagainya.

•    Pemeliharaan. Ini merupakan tahapan yang juga sangat penting. Karena pada fase ini juga, berhasil tidaknya beternak ayam bisa dilihat. Pemeliharaan ini terkait dengan sanitasi serta tindakan pencegahan untuk menghindarkan ayam-ayam petelur dari penyakit yang merugikan.

Kapan jadwal pemberian vaksin dilakukan harus benar-benar diperhatikan. Secara umum, berbagai macam penyakit yang lazim menimpa ayam-ayam petelur antara lain berak putih atau pullorum, pilek ayam, Newcastle Disease, cacar, muntah darah hitam, dan sebagainya.

•    Untuk panen, waktu pengambilan telur harus dijadwal. Misalnya, pengambilan telur dilakukan sehari 3 kali agar kerusakan pada isi telur karena virus bisa dihindari.

Sekian tentang cara ternak ayam petelur lengkap dengan cara yang ringkas. Semoga bermanfaat bagi Anda yang akan beternak ayam.

Selanjutnya : Tips Memilih Tempat Bimbingan Belajar yang Bagus di Indonesia
Sebelumnya: Tempat Beli CPU Bekas di Bandung
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

//adsnya disini