Tahapan dan Cara Ternak Ayam Telur

Cara ternak ayam telur? Yang dimaksud pasti ayam petelur. Lalu, apa saja yang harus dilakukan untuk menghasilkan tumbuh kembang ayam petelur supaya dapat menghasilkan telur yang banyak.

Beberapa tahapan cara ternak ayam telur adalah sebagai berikut:

1. Lokasi

Lokasi untuk beternak sebaiknya tidak jauh dari keramaian penduduk, tidak pindah-pindah lokasi, dan mudah dijangkau dari tempat pemasaran.

2. Bibit

Pilih bibit ayam petelur yang unggul, sehat, tanpa cacat pisik, pertumbuhan dan perkembangannya normal.

3. Kandang

Tempat yang baik. Sebagaimana layaknya makhluk hidup lainnya yang memerlukan tempat tinggal yang baik dan layak serta nyaman untuk dihuni begitu juga dengan ayam. Ruangan yang diperlukan untuk 100 ekor ayam sekitar 25 m2 – 100 m2, jangan sampai sangat berdesakan, beri ruang yang cukup untuk mereka bisa bergerak. Jangan lupa juga uantuk buat tempat untuk ayam bertelur, untuk memudahkan pengambilan telur.

4. Tempat Berteduh

Jika Anda akan melepas ayam petelur tanpa kandang atau atap, sediakan tempat berteduh untuk ayam-ayam Anda kira-kira ukuran 3×4 yang dapat muat kurang lebih 100 ayam petelur.

5. Pemisahan Kandang

Pisahkan antara ayam petelur yang masih muda dengan ayam petelur yang sudah tua. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan tertularnya penyakit dari yang tua ke yang muda.

6. Pakan

Sediakan pakan yang baik untuk pertumbuhannya, kalau perlu berikan pakan penumbuh atau growing mash. Pakan sebaiknya tidak dicampur dengan yang lainnya, misalnya ditambahkan jagung atau yang lainnya, hal tersebut dikhawatirkan akan memberikan efek kurang baik. Sebab pakan yang sudah ada biasanya dibuat sesuai dengan kebutuhan ayam.

Selain itu, sediakan air yang cukup. Sebab pada masa pertumbuhan ayam petelur biasanya akan lebih banyak minum, mereka memerlukan banyak air untuk menjaga pertumbuhannya.

7. Kebersihan

Perhatikan kebersihan lingkungan kandang atau sanitasi serta rajin periksakan ayam petelur untuk mengantisipasi dari penyakit, sebab bisa saja ayam petelur pun terjangkiti penyakit cacing. Atau parasit yang datangnya dari luar seperti kutu ayam misalnya.

8. Aman dari Presator

Buat tempat tinggal ayam aman dari predator, terutama di malam hari. Pastikan binatang pemangsa tidak dapat memasuki area peternakan ayam Anda.

Semoga beberapa cara ternak ayam telur di atas bermanfaat, terutama bagi Anda yang ingin memulai bisnis ternak ayam. Perhatikan dengan baik masa pertumbuhan ayam petelur Anda, sebab saat pertumbuhan merupakan saat yang tepat untuk menghasilkan ayam petelur yang dapat memberi keuntungan. Selamat mencoba. Tekuni karena bisnis ternak ayam petelur ini cukup menjanjikan.

Loading...
Selanjutnya : Makalah Pembahasan Resorsinol
Sebelumnya: Saran Obat Pusing di Kedokteran
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar