Cara untuk Mengurangi Angka Kelahiran di Indonesia

Saat ini Indonesia menduduki peringkat keempat di dunia dari segi kepadatan penduduk dengan jumlah penduduk sebanyak 237.641.326 jiwa. Peringkat pertama dapatkan oleh Republik Rakyat China dengan total penduduk sebanyak 1.306.148.035 jiwa. Disusul dengan Negara India sebagai peringkat kedua dengan jumlah penduduk sebanyak 1.205.073.612 jiwa. Amerika Serikat mendapatkan peringkat ketiga sebagai Negara padat penduduk dengan total 313.847.465 jiwa. Peringkat negara-negara terpadat tentu telah melalui proses survei sebelumnya. Adakah cara untuk mengurangi angka kelahiran ?

Faktor yang menyebabkan semakin bertambahnya penduduk di Indonesia karena adanya anggapan “banyak anak, banyak rejeki”. Anggapan kuno ini tentu saja akan menambah populasi. Bayangkan saja jika setiap keluarga memiliki 10-20 anak pasti dunia ini akan semakin sesak. Banyaknya pengangguran juga dianggap sebagai penyebab bertambahnya penduduk di Indonesia. Pengangguran yang berasal dari desa-desa banyak yang berpindah ke kota yang lebih baik dengan pengharapan mendapat pekerjaan yang bagus.

Program untuk Menekan Angka Kelahiran

Di Indonesia sendiri pemerintah telah berusaha mencanangkan program menekan angka kelahiran yang terus bertambah dengan subur di setiap tahunnya. Program tersebut bernama program Keluarga Berencana (KB), diresmikan pada tahun 1970. Badan yang mengurus tentang KB adalah BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional)

Keluarga Berencana (KB) mempunyai fungsi agar setiap keluarga dapat membentuk keluarga yang ideal sesuai dengan seberapa banyak kemampuan yang dimiliki. Dengan menasionalkan program KB akan mengurangi jumlah kematian ibu. Selain itu program KB juga sering melakukan penyuluhan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain melalui program KB, ada juga cara-cara alternatif lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kelahiran, seperti membentuk lapangan kerja yang dapat meningkatkan taraf hidup orang banyak. Pemerintah perlu mencanangkan dengan baik tentang program transmigrasi. Masyarakat seharusnya mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga mereka akan tahu akan pentingnya mengurangi angka kelahiran. Pencarian sumber makanan baru juga bisa dijadikan suatu cara untuk menekan angka kelahiran. Dengan adanya sumber makanan baru, maka produksi akan terus meningkat dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud.

Jadi, agar dunia nantinya tidak tenggelam dan penuh sesak penduduk maka cara- cara untuk mengurangi angka kelahiran harus benar-benar diterapkan.

Selanjutnya : Artikel tentang Ilmu Pengetahuan Alam Berkaitan dengan Klasifikasi Makhluk Hidup
Sebelumnya: Beberapa Cara untuk Memproteksi Email Pribadi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...