Ceramah Agama Islam tentang Haji Mabrur


Ceramah agama Islam tentang haji mabrur akan membahas tentang upaya apa saja dan bagaimana caranya menjadi haji Mabrur? Bukan hanya pengertian secara harfiah tetapi juga maknanya.

Makna Ibadah Haji

Al Allamah Abu Abdillah Muhammad bin Abdir Rahman Al Bukhari Al Hanafi menjelaskan, bahwa haji (al hajj) maknanya adalah bermaksud atau menuju (al qashdu).  Allah telah berfirman :

haji mabrur 1

Cobalah untuk menelusuri niat Anda melaksanakan haji, apakah ingin dipanggil pak Haji atau Ibu Hajjah? Atau Anda benar-benar tulus berhaji karena cinta kepada Allah dan ingin berkunjung ke Baitullah? Berhati-hatilah menata niat karena hal ini menjadi syarat mutlak  diterima atau tidaknya ibadah haji Anda sebagai amal ibadah oleh Allah SWT.

Murnikan Niat

Letakkan semua atribut dunia baik gelar, jabatan ataupun harta benda yang selama ini Anda miliki. Rendahkanlah hati dengan tawadhu dengan mengatakan:

haji mabrur 2

Selanjutnya, memahami syarat dan rukun dalam melaksanakan haji, pulanglah dalam keadaan jiwa dan akhlak yang bersih. Hindari rasa sombong karena sudah mampu melaksanakan haji.

Kita seringkali mendengar jika ada jamaah yang pulang haji pasti selalu membawa banyak oleh-oleh atau suvenir untuk dibagikan kepada sanak saudara dan kolega. Dengan bangga,  kita beli barang pecah belah dari luar negeri untuk dipamerkan kepada orang-orang di kampung.

Raih Ridha Allah SWT

Ah, seharusnya kita malu, di Baitullah kita sudah sangat merendah dan tawadhu’, tetapi ketika pulang ke kampung, penyakit sombong muncul lagi. Semoga kita dijauhkan dari hal-hal yang demikian.

Sangat indah jika pulang beribadah haji tampak perubahan sikap dan perilaku. Seperti yang semula pelit menjadi lebih dermawan, awalnya koruptor menjadi jujur, atau bahkan bandar judi menjadi ketua majlis ta’lim. Semua orang berbondong-bondong mengubah jalan hidupnya menuju satu tujuan yakni menggapai ridha ALLAH SWT.

Seringkali, harapan berangkat ke Baitullah menipis karena masyarakat Indonesia saat ini pada umumnya merasa cemas akan dibatasinya kuota jamaah haji setiap tahun. Ditambah lagi biaya haji yang semakin hari semakin mahal.

Yakinkanlah diri Anda dan bangunlah harapan, Allah Maha Mendengar. Jika Allah mengizinkan, tentu Anda bisa melaksanakan ibadah haji. Wallahu’alam Bis Showab.

Selanjutnya : Kisah Hidup Seorang Oprah Winfrey dibidang Talk Show
Sebelumnya: Kisah Achilles
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar