Pentingnya Ceramah Agama tentang Kematian


Ceramah agama tentang kematian, seringkali dianggap sebagai sesuatu yang mengerikan bagi sebagian kalangan. Karena kematian diidentikan dengan berpindahnya kehidupan manusia dari alam dunia, menuju kehidupan lain di dalam tanah. Bayangan mengerikan tentang kematian pun banyak dijadikan sebagai sebuah ketakutan. Hal ini khususnya akan melanda mereka yang tingkat keimanannya masih rendah. Atau pula, bagi mereka yang terlalu mencintai kehidupan di dunia, sehingga merasa berat untuk berpisah dari harta dan keluarga serta kesenangan yang dimiliki ketik hidup.

Padahal, kematian merupakan sesuatu yang sifatnya pasti. Tidak ada makhluk hidup di dunia yang bisa terbebas dari kodrat untuk mati. Bahkan Nabi Isa sendiri pun akan menghadapi kematian, meski untuk saat ini masih ditangguhkan kematiannya. Kematian bisa menimpa siapa saja, tanpa melihat usia atau latar belakang. Tak jarang, seseorang yang masih berusia muda dan memiliki tubuh sehat, harus terlebih dahulu meninggal dunia. Sementara orang yang berusia lanjut dan sering sakit-sakitan, masih saja diberikan kesempatan untuk melihat matahari dunia.

Persiapan

Dengan semakin banyak mendengarkan ceramah agama tentang kematian, sebenarnya manusia harus bersyukur. Sebab, dengan semakin sering diingatkan tentang kematian, maka manusia diberi kesempatan untuk semakin meningkatkan ketakwaan mereka kepada Allah.Ketakwaan kepada Allah inilah yang akan menentukan bagaimana kehidupan manusia setelah mereka mati kelak.

Allah menjanjikan dalam surat Al Hujurat ayat 11 tentang masalah ini. Allah tidak memandang fisik dan status sosial seseorang setelah mereka mati.Karena, bagi Allah, hanya orang yang memiliki ketakwaan sajalah yang menjadi penentu posisi mereka pada saat hari perhitungan tiba kelak. Semakin tinggi tingkat ketakwaan seseorang, maka semakin mudah mereka menghadapi pengadilan akhirat tersebut.

Sebaliknya, semakin rendah ketakwaan yang dimiliki seseorang, maka semakin besar siksa yang akan mereka terima. Hal inilah yang harus dihindari oleh semua umat yang memiliki keimanan. Nilai ketakwaan merupakan bekal yang paling berharga, sebelum kematian datang menjemput.

Oleh karena itu, berlomba-lomba dalam mencari dan meningkatkan ketakwaan merupakan kewajiban bagi setiap manusia.  Dan ketakwaan manusia tersebut,  hanya bisa diketahui oleh Allah semata. Sedangkan manusia, hanya bisa melihat atas ketakwaan yang dimiliki seseorang secara kasat mata. Dimana ketakwaan ini dapat dicerminkan dari pola perilaku, tutur kata dan sikap seseorang kepada sesamanya.

Selanjutnya : Cara Edit Photo Studio dengan Photoshop
Sebelumnya: Pengertian Perkembangan Menurut Islam
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar