Cerita Achilles, Legenda Pahlawan Yunani


Achilles adalah seorang legenda pahlawan yang berasal dari Yunani. Cerita Achilles ini selalu menarik untuk disimak, lalu siapa sebenarnya Achilles ini? Menurut kisah legenda yang diyakini oleh masyarakat Yunani, Achilles ini adalah putra dari seorang bidadari bernama Thetis. Bidadari Thetis ini adalah bidadari yang sangat cantik, sehingga ia diperebutkan oleh dua dewa besar Yunani, yakni Zeus dan Poseidon.

Cerita Achilles

Kedua dewa besar nan sakti ini bersaing dan berkompetisi untuk mendapatkan cinta bidadari Thetis. Namun, kedua dewa yang memperebutkan bidadari Thetis ini diperingatkan oleh Prometheous. Ia mengatakan bahwa kelak bidadari Thetis ini akan melahirkan seorang putra yang lebih hebat dari ayahnya.

Akhirnya Zeus dan Poseidon memutuskan untuk mundur dari upaya mendapatkan cinta bidadari Thetis. Bidadari Thetis sendiri akhirnya menikah dengan Peleus dan melahirkan seorang putra bernama Achilles.

Cerita Achilles menurut mitologi Yunani, digambarkan sebagai seorang pahlawan yang hebat, tampan, dan gagah berani. Achilles ini berperan besar dalam perang Troya, ia berada di pihak Yunani. Achilles ini adalah seorang petarung hebat, laki-laki yang kuat, bahkan ia digambarkan sebagai seorang yang memiliki kekebalan tubuh kecuali pergelangan kaki dan mata kakinya, sehingga tak ada satu senjata yang mampu melukainya.

Konon, Achilles memiliki kekebalan tubuh seperti itu karena saat bayi ia pernah dicelupkan oleh ibunya ke sungai Styx agar membuatnya menjadi kebal. Sayangnya, ibunya memegang pergelangan kaki dan mata kaki Achilles saat dicelupkan ke sungai para dewa tersebut, alhasil mata kaki dan pergelangan kaki ini menjadi kelemahan Achilles.

Selain itu, Achilles memiliki kemampuan hebat. Hall ini disebabkan karena ibunya memberikan ia makanan berupa ambrosia yang merupakan makanan para dewa dan menghilangkan kelemahan-kelemahan yang dimiliki Achilles.

Menurut cerita Achilles, ia adalah pahlawan besar dalam perang Troya dan memiliki kemampuan strategi perang yang baik. Bahkan, Achilles ini mampu menggempur wilayah Troya dan mengalahkan pangeran kerajaan Troya yang terkenal sangat kuat, yakni Hector. Namun, Achilles tak terlepas dari tragedi hingga mengantarkannya pada kematian.

Achilles akhirnya tewas di tangan Paris dengan anak panah yang tertancap di mata kakinya. Seperti yang kita ketahui, satu-satunya kelemahan yang dimiliki oleh Achilles adalah pada pergelangan dan mata kakinya.

Selanjutnya : Pemberian Gizi Baik Adalah Pencegah Gizi Buruk
Sebelumnya: Menyikapi Kemajuan Iptek di Kalangan Remaja
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar