Cerita Pewayangan dalam Bahasa Jawa Karno Tanding


Cerita pewayangan dalam bahasa Jawa Karno tanding mungkin orang jawa sendiri tidak tahu. Karena, memang cerita wayang sudah semakin tergeser dengan kecanggihan teknologi. Cerita wayang yang satu ini memang cukup melegenda, karena ia ada di dalam kisah Baratayuda.

Baratayuda sendiri dikenal dengan perang besar di dalam dunia pewayangan. Wayang dalam versi Jawa Tengah lebih banyak berbentuk dari kulit. Dan pelaku atau yang menggerakan wayang disebut dengan dalang. Dalang wayang kulit terkenal diantaranya adalah Ki Manteb Soedarsono. Beliau seorang dalang yanag sudah tua dan konon memiliki ilmu kesaktian. Bahkan terdengar isu kalau beliau harus mengawini wanita muda selama hidupnya.

Menjadi dalang sendiri tidak mudah. Butuh sebuah ilmu kanuragan dan juga linuwih yang tinggi. Dimana pendidikan seorang dalang pun menjadi syarat utama lulus dan tidaknya seseorang untuk mendalang. Selain mengenal tokoh pewayangan, seorang calon dalang juga akan dilatih beberapa disiplin ilmu. Bayangkan saja, seorang dalang tidak boleh beranja dari tempat duduknya selama 8 jam lebih. Lalu, bagaimana ia buang air kecil? Konon, salah satu ilmu bagi calon dalang adalah dengan memindahkan suka ke orang lain. Sehingga ia bisa kencing namun dengan raga orang lain.

Bagi penggemar Cerita pewayangan dalam bahasa Jawa Karno tanding adalah kisah yang sangat ditunggu. Karena di sana mengandung banyak pesan moral. Filosofi wayang yang kental kadang didientikkan dengan tokoh Semar. Dimana ia adalah seorang pamomong. Dan juga sebagai seorang yang memiliki daya linuwih tinggi meski secara fisik ia memiliki tubuh gendut dan berperut besar. Semar dalam cerita wayang adalah ikon atau simbol dari seorang pemimpin dan pengayom.

Wayang adalah warisan budaya Indonesia yang perlu di lestarikan keberadaannya. Dimana ia akan menjadi alat untuk memperkenalkan budaya kepada bangsa lain. Jika wayang bisa di hadirkan kepada seluruh bangsa di dunia ini, tentu ia akan dikenal sama seperti halnya batik yang sudah tercatat di lembaga resmi dunia yang membidangi soal warisan budaya dari berbagai negara.

Semoga saja artikel tentang cerita pewayangan dalam bahasa Jawa karno tanding yang ringkas ini bisa memahamkan kaum muda untuk menjaga warisan bangsanya sendiri.

Selanjutnya : Cerita Putri Aurora dalam Bahasa Inggris yang Penuh Makna
Sebelumnya: 7 Sebab Terjadinya Kedutan Mata
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar