Cerita Siti Nurbaya Lengkap dengan Biodata Penulisnya

Kisah cerita kasih tak sampai selalu berakhir tragedi dan menjadi suatu mahakarya para sastrawan. Tak kalah dengan kisah Romeo dan Juliet, beberapa kisah asli Indonesia pun ada yang menyajikan kisah kasih tak sampai, yaitu kisah Roro Mendut dan kisah Siti Nurbaya. Kisah mengenai Siti Nurbaya ini berasal dari Sumatera Barat yang ditulis oleh Marah Rusli. Bagi yang belum pernah mengetahui kisah ini, yuk kita simak cerita Siti Nurbaya lengkap dengan biodata penulisnya.

Novel Siti Nurbaya garapan Marah Rusli ini bercerita mengenai kisah cinta remaja, yaitu Siti Nurbaya dan Samsul Bahri. Hubungan cinta mereka terputus ketika Samsul merantau ke Batavia. Kemudian Siti Nurbaya pun terpaksa menerima pinangan Datuk Maringgih demi dapat melunasi utang-utang orang tuanya. Perlakuan Datuk Maringgih ini kasar, bahkan Siti Nurbaya pun tewas di tangan Datuk Meringgih. Samsul pun dendam dan membalaskan dendam dengan cara membunuh Datuk dalam suatu perang revolusi. Kala itu Samsul adalah seorang tentara Belanda.

Isi kisah tersebut banyak mendapat pengaruh dari pengalaman hidup penulisnya sendiri, yaitu Marah Rusli. Ketika Marah Rusli telah memperistri wanita Sunda pada tahun 1911, keluarganya tidak setuju dan malah memintanya pulang ke Padang untuk menikahi perempuan Minang sesuai pilihan keluarga. Maka dari itulah kisah Siti Nurbaya kental dengan nuansa kawin paksa, sedangkan latar kolonialisme dipengaruhi oleh perselisihan budaya penjajah Belanda dengan budaya Minangkabau.

Marah Rusli lahir pada 7 Agustus 1889 di Padang, Sumatera Barat. Ayahnya adalah seorang bangsawan yang menyandang gelar Sultan Pangeran bernama Sultan Abu Bakar. Profesi Marah Rusli adalah seorang dokter hewan. Walaupun dia menulis novel, tetapi profesi tersebut tidak dia tinggalkan. Bahkan, jabatan terakhirnya adalah Dokter Hewan Kepala, sebelum pensiun di tahun 1952. Kecintaan Marah Rusli pada sastra sudah ada sejak lama, hobinya mendengarkan cerita dari tukang kaba dan membaca berbagai buku sastra.

Tukang kaba adalah tukang dongeng yang berkeliling kampung menjual cerita khas Sumatera Barat. Beliau wafat 17 Januari 1968 di Bandung, namun dimakamkan di Bogor. Demikianlah cerita Siti Nurbaya lengkap dengan biodata penulisnya.

Loading...
Selanjutnya : Spesifikasi Seri Laptop Lenovo G470
Sebelumnya: Berbagai Ucapan Ulang Tahun Buat Kakak Laki-Laki Dan Perempuan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar