Cerita Wayang Arya Bima dalam Bahasa Jawa

Bagaimana cerita wayang Arya Bima dalam bahasa Jawa? Wayang merupakan seni pertunjukan asli dari Indonesia yang berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali. Pertunjukan wayang yang memiliki gaya tutur dan keunikan tersendiri menjadikannya sebagai maha karya asli dari Indonesia.

Cerita Wayang

Loading...

Cerita wayang pada masa kini tidak hanya sekadar dalam pertujukan boneka saja, tetapi sudah banyak yang dipertunjukan dalam bentuk lainnya, seperti teater. Cerita wayang yang pernah dijadikan pertunjukan teater di antaranya  cerita wayang Arya Bima dalam bahasa Jawa.

Arya Bima merupakan cerita tokoh pewayangan dalam wiracarita Mahabarata. Dia merupakan tokoh protagonis yang dianggap sebagai tokoh heroik dalam keluarga pandawa. Sosoknya yang kuat mempunyai sifat yang lembut, tetapi terhadap musuh dia terkenal kasar dan sangat menakutkan. Ia lahir dari ibu yang bernama Dewi Kunti dan mempunyai saudara dari ayahnya bernama Hanoman.

Bima mendapat julukan sebagai Bhimasena yang berarti panglima perang. Pada masa muda, Bima merupakan anak yang memiliki kekuatan yang tidak ada tandingannya di antara teman-temannya.

Akan tetapi, kekuatannya tersebut sering dipakai untuk menjahili sepupunya, Duryodana. Sifat jahil Bima tersebut, sangat tidak disukai oleh Duryodana sehingga kebencian itupun membawa Duryodana memiliki niat untuk membunuhnya.

Suatu saat, para Kurawa dan Pandawa pergi bertamasya, hal itu dimanfaatkan oleh Duryodana untuk menjebak Bima dengan memberikan makanan dan minuman yang telah diracun sebelumnya. Bima pun tidak mencurigai tindakan sepupunya itu, sehingga tidak lama kemudian dia jatuh pingsan.

Saat pingsan itu, Bima diikat menggunakan tanaman yang menjalar kemudian dihanyutkan ke sungai. Akan tetapi, rencana Duryodana tersebut gagal setelah tubuh Bima yang dihanyutkan ke sungai, dipatuk oleh sekelompok ular yang justru menyembuhkan racun yang ada dalam tubuhnya. Bima pun tersadar, kemudian melepaskan ikatan yang melilit tubuhnya sehingga dia pun bisa selamat.

Kini, cerita wayang Arya Bima dalam bahasa Jawa telah banyak dipentaskan dalam bentuk teater. Di antaranya seperti pertunjukan longser wayang landung di Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat.

Pertunjukan tersebut menampilkan dua wayang yang berukuran raksasa, yaitu Arya Bima dan Denawa yang diangkat dari cerita ”Sanghyang Kalamaya”. Cerita wayang tidak hanya dianggap sebagai cerita biasa, tetapi memiliki filosofis yang kuat dalam masyarakat Jawa.

Loading...
Selanjutnya : Dampak Negatif Dan Positif Dari Internet Bagi Anak-anak Pelajar
Sebelumnya: Paham Geopolitik di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar