Cinta yang Setia Karangan Kahlil Gibran

Kahlil Gibran adalah sosok sastrawan yang begitu melegenda. Karyanya telah banyak mengguncang dunia. Kebanyakan tema yang diangkat di dalam karya dari sang pujangga ini adalah mengambil tema mengenai cinta dan percintaan. Di sinilah dapat dilihat bagaimana keberadaan cinta yang setia karangan Kahlil Gibran.

Tema Cinta

Cinta seakan menjadi satu topik yang tak pernah habis untuk dibahas. Termasuk juga dalam hal karya sastra. Banyak para sastrawan yang begitu terpikat dengan tema percintaan ini. seakan tema mengenai cinta tak akan habis untuk dikupas dan dibahas.

Cinta itu sendiri akan digambarkan atau dijelaskan menjadi begitu banyak bagian dari cinta itu sendiri. Ada cinta yang membahagiakan seperti cinta yang setia, cinta abadi, cinta yang dibalas ataupun bentuk cinta indah yang lainnya. Namun, ada pula cinta yang mendatangakn perasaan sedih dan duka, seperti cinta yang terlarang, cinta yang tak setia, cinta bertepuk sebelah tangan, dan cinta sedih lainnya.

Semua pembagian tema mengenai cinta ini dapat menjadi pilihan oleh sastrawan untuk kemudian diwujudkan dalam karya sastra cintanya. Entah itu dalam bentuk syair, puisi, prosa, ataupun yang lainnya.
Tema cinta ini juga telah banyak digunakan sejak lama oleh para sastrawan. Sampai zaman sekarang ini pun, tema cinta masih saja diangkat untuk meramaikan dunia seni yang ada di seluruh penjuru dunia, entah dalam bentuk film, syair, lagu, cerita ataupun yang lainnya.

Cinta yang Setia Karangan Kahlil Gibran

Sebagai sosok pujangga, Kahlil Gibran juga merupakan salah satu pujangga dengan kegemaran untuk mengangkat tema mengenai cinta. Banyak hasil karya sastranya yang mengangkat tema mengenai cinta ini.

Tema cinta yang ada salah satunya juga didasarkan pada latar belakang kehidupan cintanya sendiri. Contohnya adalah maha karya Romeo dan Juliet juga didasarkan pada cerita cintanya sendiri yang berakhir dengan tragis.
Banyak karya Kahlil Gibran yang mengambil tema tentang cinta. Sebut saja, syair “Cinta yang Agung”, “Aku Bicara Perihal Cinta”, ataupun juga “Sayap-Sayap Patah”. Semua karya ini mengambil tema mengenai cinta.

Mengenai cinta yang setia, Kahlil Gibran menggambarkan sebagai perwujudan cinta yang selalu menyajikan penghambaan cinta hanya pada satu pujaan hati saja. Tak ada keinginan untuk membagi ataupun yang lainnya. Inilah bagaimana cinta yang setia karangan Kahlil Gibran menjadi bagian dari banyaknya karya sastra tentang cinta.

 

Loading...
Selanjutnya : Comic Naruto Bergambar
Sebelumnya: Mengajarkan Cerpen tentang Anak-Anak dengan Memakai Peribahasa
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar