Ciri-Ciri Anak Yang Mandiri


Pada setiap anak , sejak usia dini seharusnya sudah harus ditanamkan sifat mandiri agar kelak ia dewasa, ia mampu menjalankan hidupnya sendiri dan tidak bergantung pada orang lain.

Kemandirian harus betul-betul ditanamkan pada setiap anak, Karena hal ini sangat penting sebagai modal awal bagi si anak nantinya dalam menjalani kehidupan yang semakin kompleks saja. Oleh karena itu, orang tua dituntut untuk tahu bagaimana dan seperti apa ciri-ciri anak yang mandiri serta bagaimana cara menuntun mereka ke arah sana.

Salah satu ciri yang dimiliki oleh seorang anak yang mandiri adalah anak-anak memiliki rasa percaya diri yang memadai. Kepercayaan itu sederahananya pertama sekali ia dapat dari lingkungan sehari-harinya misalnya dari orang tua, kakak atau abang-abangnya, serta orang-orang terdekatnya yang lain.

Lewat pemberian kepercayaan kepada sang anak, maka diharapkan anak tersebut mampu membuat keputusan sendiri, mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya. Selain itu, tanda-tanda anak mandiri biasanya ditemukan pada anak-anak yang aktif. Gemar bersosialisasi dengan anak-anak seumuran, bahkan jadi panutan teman-temannya dalam memecahkan berbagai persoalan.

Kecenderungan sikap yang ditunjukkan oleh seorang anak yang sering menangis dan mengadu pada orang tuanya merupakan ciri-ciri anak yang tidak mandiri. Memang, pada dasarnya anak-anak yang menangis karena suatu hal adalah sikap yang wajar. Hanya saja, jika terlalu keseringan, akibatnya tidak baik, karena nantinya anak Anda akan terlalu bergatung pada Anda.

Perhatikan juga bagaimana ia menyiapkan segala kebutuhannya. Anak yang mandiri bisa dilihat dari cara ia melakukan pekerjaan sederahana seperti membersihkan tempat tidurnya sendiri, mencuci pakaian atau sepatunya sendiri, bahkan ia sering terlihat membantu mencuci piring serta ikut dalam kegiatan-kegiatan keluarga misalnya saja membersihkan rumah.

Dengan menjadikan anak Anda sebagai anak yang mandiri, maka telah pula membantu Anda untuk menanamkan rasa tanggung jawab yang tinggi padanya. Bukan berarti dia tidak bisa bermanja-manja dengan Anda, tapi kadarnya dikurangi agar ia tumbuh menjadi anak sempurna, yang memiliki kemuan kuat untuk mengatur hidupnya sendiri.

Selanjutnya : Cara Mudah Menjahit bagi Pemula
Sebelumnya: Ciri-Ciri Alergi Protein dari Makanan Dan Minuman Berbahan Susu
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar