Inilah Ciri-ciri Masyarakat Kota


Terdapat beragam ciri-ciri masyarakat kota dilihat dari sifat kehidupannya. Itulah yang kemudian membedakannya dengan masyarakat desa. Adapun ciri-ciri tersebut bisa dilihat dari berbagai hal.
Ragam Kehidupan.

Seperti kita ketahui penduduk kota sangat padat dan heterogen. Mereka terdiri dari berbagai bangsa, agama, latar belakang yang berbeda-beda. Karakter khas mereka adalah mudah menerima pengaruh dari luar. Akan tetapi kehidupan agamanya kurang. Diperparah pula dengan  norma-norma yang menjadi semakin longgar karena kurang kontrolnya masyarakat. Sifat gotong royongnya pun bisa dikatakan nyaris tidak ada. Semua itu akhirnya menimbulkan banyak perubahan pada masyarakat kota yang kemudian menjadi salah satu cirinya.

Tetapi ada sisi lain yang pantas kita cermati. Masyarakat kota cenderung berpikir rasional. Dalam mengemukakan suatu pendapat tujuan dan maksud diutarakan secara langsung. Sifat basa-basinya pun sudah dihilangkan. Dalam bertindak pun demikian. Makanya, hubungan antar pribadi menjadi bersifat jelas dan tegas. Itulah tambahan ciri lainnya.

Ada juga sisi positif jika menjadi masyarakat kota. Mereka mempunyai peluang lebih banyak untuk mendapatkan pekerjaan. Hal itu dikarenakan lapangan kerja di kota jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan di desa. Bahkan jenis pekerjaan yang ditawarkan pun sangat beragam. Dan akibat kemajuan teknologi maka pekerjaan menjadi lebih terspesialisasi sesuai dengan kemampuan atau keahlian seseorang. Akibatnya memang cukup “risi” karena menimbulkan  perbedaan status atau kedudukan seseorang berdasarkan profesi atau keahlian.

Sisi positif lain yang menjadi cirinya adalah mobilitas yang cukup tinggi. Mereka efektif memanfaatkan waktu yang ada. Mereka berpacu setiap hari guna memenuhi kebutuhan hidupnya. .Prinsip ekonomi dipegangnya dengan baik. Prestasi pun selalu dikejarnya. Karena mereka terdorong untuk terus maju dan berkembang dalam kehidupannya.

Kehidupan sosial

Ciri-ciri masyarakat kota lainnya lebih terlihat pada kehidupan sosialnya. Orang kota lebih cenderung mandiri dan bersifat individualistis. Mereka tidak bergantung hidup pada orang lain. Artinya, mereka mampu mengurus dirinya sendiri. Karenanya, rasa solidaritasnya kecil.

Lainnya, interaksi yang bersifat pribadi sangat jarang. Kalaupun ada, biasanya karena adanya kepentingan tertentu. Misalnya saja kepentingan pribadi. Makanya jangan heran kalau ada sesuatu yang tidak berhubungan dengan kepentingannya,  masyarakat kota akan bersikap  netral, tak acuh bahkan apatis.

Masyarakat kota pun mengenal pelapisan sosial yang dibedakan berdasarkan penghasilan, jenis pekerjaan ataupun tingkat pendidikan. Tentu saja hal  itu menyebabkan jarak sosial. Akibatnya, toleransi diantara warga satu dengan lainnya semakin berkurang.

Begitulah sebagian besar ciri-ciri masyarakat kota. Dengan mengetahui karakteristik atau ciri-cirinya maka akan memudahkan kita beradaptasi atau memutuskan hendak dimanakah kita melanjutkan kehidupan. Masing-masing punya sisi positif dan negatif yang harus dipertimbangkan.

Selanjutnya : Beberapa Ciri-Ciri Orang Terinfeksi HIV
Sebelumnya: Ciri-ciri Kopassus
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar