Ciri Ciri Tanah Andosol


Sebelum menjelaskan ciri ciri tanah andosol, Konsep andosol sendiri terkait dengan tanah yang berkembang pada sisa vulkanik. Yakni proses saratnya pelapukan hasil vulkanik dalam pengendapan mineral dan penambahan logam kompleks – humus, dalam sebuah proses yang kadang-kadang disebut sebagai ‘ andosolization.

Andosolization juga mengacu pada konstituen koloid memberikan tanah dengan sifat yang membedakan andosol, seperti kepadatan yang rendah massal, karakteristik variabel, thixotropy, dan retensi fosfat yang kuat. Ukuran konstituen koloid Andosol juga digunakan untuk melakukan identifikasi pada andosol. Namun, istilah ini tidak hanya mencerminkan produk tanah yang dibentuk kejadian alam, sebagai bahan induk tanah buatan semisal vitric juga digunakan sebagai kriteria untuk tanah ini sesuai Taksonomi Tanah .

Ciri ciri tanah andosol adalah dengan adanya bahan induk yang paling umum adalah andosol tephra. Tephra Ini adalah istilah kolektif untuk semua hasil vulkanik ejecta, yakni salah sekian dari sisa vulkanik yang dihitung dari jenis morfologi, ukuran, dan komposisi. Abu vulkanik tephra ini memiliki kepadatan 2 mm. Sifat bahan tephra bervariasi secara substansial sesuai dengan sifat letusan gunung berapi yang menghasilkan tephra dan dapat dibedakan atas beberapa kriteria.

Morfologi dan Mineralogi

Nama lain dari Tephra adalah kaca vulkanik dan istilah ini umum digunakan mengacu pada bagian dari tephra yang telah didinginkan dengan cepat . Istilah vitric mengacu pada kaca (dari bahasa Latin ‘ vitr ‘ = kaca) dan digunakan sebagai kriteria diagnostik untuk andosol yang kurang berkembang. Perlu dicatat bahwa andosol terbentuk di sebagian besar bahan induk, tidak hanya dalam komponen Vitric.

Diferensiasi tephra dilihat dari kandungan silika nya mungkin merupakan pembedaan yang paling berguna dari tephra misalkan adanya perbedaan kandungan basalt ,andesit, dasit, riolit yang juga secara luas digunakan dalam geologi. Ini bisa membuat pemahaman konprehensif tentang tingkat pelapukan dan asal-usul andosol.

Banyak istilah yang diterapkan pada morfologi tephra, seperti kaca, lapili, abu , dan batu apung . Ukuran butir adalah istilah yang sulit dipahami untuk tephra, karena sering sekali penampakan tephra yang memperlihatkan ciri batu apung, misalkan berpori dan memiliki luas permukaan yang besar.

Dan ini membuat orang orang sulit untuk menentukan mineralogi tephra karena microcrystallinity dan sifat non -kristal bahan. Basaltik andesit – dasit dan beberapa tephra juga dimiliki oleh mineral lain.

Adapun mineral dominan dalam ciri ciri tanah andosol adalah alofan, imogolite, ferihidrit , dan haloisit. Bahan induk tephra dari andosol memiliki konsentrasi tinggi daro logam Al, Fe, dan Si. Namun, mineral ini tidak eksklusif untuk andosol saja karena bagian bagian nya juga umumnya ditemukan di Podzols, tetapi memiliki tingkat yang lebih sedikit dari apa yang ditemukan dalam Andosol.

Selanjutnya : Tarif SMS Mentari Super Hemat
Sebelumnya: Seni Patung - Karya Seni Rupa Tiga Dimensi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar