Ciri Kesusastraan Lama


Ciri kesusastraan lama yang bekembang di Indonesia dipengaruhi dari budaya Melayu. Karena budaya ini lebih dulu ada dan berkembang sebelum Indonesia terbentuk. Kesustraan lama sudah ada sejak jaman kerajaan Hindu Budha.

Kesusastraan Indonesia dibagi menjadi tiga kelompok besar,yakni sastra lama, sastra peralihan dan sastra modern. Ketika kelompok sastra ini memiliki ciri-ciri sendiri-sendiri pada karyanya. Salah satu contoh karya sastra dari kesusastraan lama adalah hikayat, prosa dan pantun dan masih banyak lagi.

Ciri kesustraan lama

Banyak sekali karya-karya sastra dari kelompok sastra lama. Namun dari semua karya sastra yang kebanyakan bersifat lisan ini bisa diamati dari ciri-cirinya. Berikut ini ciri-ciri sastra lama:

  • Imaginatif

Karya prosa maupun hikayat, sifatnya sangat imaginatif jadi lebih cenderung ke fiksi dan diselingi dengan mitos –mitos yang berkembang di masyarakat. Misalnya kisah Sangkuriang, Malin kundang. Pada hikayat ini menceritakan kerajaan yang antah berantah tapi latar belakangnya seputar Nusantara.

  • Tanpa pencipta

Ciri kedua kebanyak dari karya sastra lama, tak ada satu pun nama pengarangnya. Sehingga sulit ditelusuri siapa penulis sebenarnya sebuah hikayat misalnya cerita Malin Kundang dan putri Junjung Buih, masyarakat hanya mengenal bahwa itu adalah bagian dari budaya lisan masyarakat Sumatera Selatan.

  • Bahasa tutur

Selain itu semua karya sastra ini dibuat dengan balutan bahasa tutur atau bahasa dongeng. Jadi disini hanya menekankan alur cerita utama saja, tanpa ditulis dengan gaya bahasa penciptanya. Jadi siapa pun boleh menyadur dengan gaya bahasa sendiri-sendiri.

  • Feudalistic

Karakter lainnya cerita hikayat kebanyakan berlatar belakang monarki, atau kerajaan. Mungkin karena masa itu para pujangga hidup di masa kerajaan. Pada karya sastra tokoh-tokoh kerajaan dijadikan sebagai subjek cerita.

  • Happy ending

Rata-rata semua cerita rakyat menganut pola hitam putih, artinya di sana terdapat perlawanan antara kubu putih mengalahkan kubu hitam yang dalam hal ini adalah tokoh jahatnya. Di mana akhirnya dimenangkan oleh kubu putih dan berakhir dengan kebahagiaan.

Demikianlah sedikit tentang ciri ciri kesustraan lama. Semoga ada faedahnya.

Selanjutnya : Alat Perkantoran di Era Digital
Sebelumnya: Inilah Grup Lawak Sepanjang Masa di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar