Ciri-Ciri Seorang Pria Yang Baik


Mungkin pernah suatu waktu Anda bertemu dan menjalin hubungan  dengan seorang pria yang terlihat sangat “wah” di mata Anda. Saat itu,  yang terlintas di benak Anda pastilah pria ini adalah orang yang baik dan sempurna untuk menjadi pendamping hidup Anda.

Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya Anda kembali mengecek ulang ‘kriteria pria baik’ yang ada pada sosok dirinya. Apakah ia benar-benar memiliki sesuatu yang dinilai ben
ar-benar baik ataukah Anda hanya tertipu dengan apa yang diperlihatkannya saat berada di hadapan Anda.

Untuk menilai apakah si dia benar-benar memiliki ciri-ciri seorang pria yang baik itu sangatlah mudah. Anda tidak perlu menyewa seorang detektif atau ahli psikologi untuk mengetahuinya. Cukup amati beberapa hal yang bisa dilihat secara kasat mata dari dirinya.

Apa saja hal yang perlu diamati tersebut? Berikut uraiannya:

1. Perhatikan Tingkat Kedewasaannya

Dalam hal ini yang dimaksud adalah kematangan emosi. Bagaimanan cara mengetahuinya? Untuk menilai kematangan emosi seorang pria itu sangatlah mudah. Anda tinggal mengamati bagaimana ia bereaksi dengan permasalahan dan memperlakukan orang-orang disekitarnya. Contohnya saat Anda pergi kencan dengannya ke sebuah restoran, dan ternyata Anda berdua harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan meja di restoran tersebut. Di saat itu amatilah bagaimana ia beraksi. Apakah ia seorang yang sabar dan tenang dalam menunggu, atau ia orang yang mudah kehilangan kesabaran.

Selain itu Anda juga dapat dengan mudah mengamati kematangan emosinya melalui bagaimana saat ia sedang dilanda stress dengan deadline pekerjaan. Apakah ia akan menutup semua hubungan komunikasi dengan Anda sampai mampu menyelesaikan permasalahan pekerjaannya? Atau apakah ia tetap akan terus berkomunikasi secara baik dengan Anda sambil menyelesaikan permasalahan pekerjaannya.

2. Perhatikan Capaian Karir dan Kehidupannya

Coba sekali-sekali tanyakan bagaimana pendapatnya mengenai pekerjaan dan karirnya? Apakah ia bersemangat dan terlihat bahagia saat bercerita mengenai pekerjaan dan karirnya? Ataukah wajahnya langsung cemberut dan menumpahkan semua unek-unek dan rasa jenuhnya terhadap pekerjaannya?

Jika ia menjawab dengan rasa bahagia, artinya ia seorang pria yang tahu dengan keinginannnya dan mampu mengelola karir dan tahapan kehidupannya secara baik. Ia adalah seorang pria yang mampu menciptakan peluang bagi peningkatan karir dan kehidupannya. Ia tahu bagaimana merintis tahap demi tahap karir dan kehidupan dengan baik.

Ia bukan seperti pria yang cuma terkungkung oleh rutinitas pekerjaan yang menjemukan karena tidak mampu untuk menciptakan dan mengambil pilihan dalam karirnya. Orang-orang seperti ini biasanya hanya mampu mengeluh. Ia tak mampu melakukan hal lain selain menyerah dengan rutinitas pekerjaan demi pemenuhan kebutuhan hidup semata tanpa mau dan berani mengambil resiko untuk meraih karir dan kehidupan yang jauh lebih baik.

Orang yang bahagia dengan karir dan pencapaian kehidupannya saat ini adalah orang yang mengerti bagaimana merangkai tujuan kehidupan yang lebih baik. Orang seperti ini adalah orang yang fokus mencari kebahagian. Semuanya dilakukan dengan kesadaran meraih kebahagiaan dalam kehidupan.

Jika Anda bertemu dengan pria seperti ini, maka bisa dipastikan jika kehidupan Anda bersama dirinya dikemudian hari akan menjadi lebih baik. Pria seperti ini adalah mitra yang paling ideal dalam membangun rumah tangga yang bahagia dan sejahtera.

3. Perhatikan Tujuan Hidupnya

Setiap orang mempunyai tujuan hidup yang berbeda-beda. Ada yang mengabdikan dirinya untuk kepentingan individunya sendiri, ada pula yang mengabdikan dirinya untuk kepentingan keluarganya, ataupun ada juga yang mengabdikan dirinya untuk kepentingan yang lebih besar lagi, yaitu kemanusiaan.

Agar nantinya tidak terjadi konflik karena perbedaan pandangan  di masa yang akan datang, ada baiknya Anda mengamati dan mempelajari apa yang menjadi tujuan hidupnya. Perhatikan apakah tujuan hidupnya tidak bertentangan atau sejalan dengan prinsip-prinsip kehidupan yang Anda anut. Jika Anda mengharapkan si dia dapat menjadi pria yang selalu ada di rumah untuk diri Anda dan keluarga, tentunya Anda harus menghindari menjalin hubungan lebih jauh dengan pria yang mungkin memiliki tujuan hidup mengabdi pada kemanusiaan yang membuatnya menghabiskan banyak waktunya untuk keliling dunia menjalankan misi-misi kemanusiaan.

Atau jika Anda menginginkan pasangan yang peduli dengan kemanusiaan, namun ternyata si dia adalah orang yang mempunyai tujuan hidup sangat sederhana yaitu untuk dirinya dan keluarganya, tentunya Anda tidak akan mendapatkan tipe pria baik yang Anda inginkan.

4. Perhatikan Teman-Temannya

Memperhatikan siapa saja yang menjadi teman-temannya adalah salah satu cara untuk menilai apakah ia seorang pria yang baik. Dengan cara ini Anda bisa mengetahui dengan siapa ia menghabiskan waktunya selama  ini. Jika ia memiliki teman-teman yang masuk dalam kategori ‘baik’, biasanya ia pun adalah orang yang baik. Selain mengamati dengan siapa saja ia berteman, Anda juga bisa melihat secara langsung bagaimana cara ia memegang komitmen dalam persahabatan. Apakah ia terlihat begitu menyayangi sahabat-sahabatnya? Atau apakah ia ternyata selalu memiliki masalah dengan teman-temannya. Semakin baik ia memperlakukan semua temannya, maka akan semakin baik pula ia memperlakukan Anda nantinya.

5. Available apa Tidak?

Seorang jomblo itu belum tentu available. Ini harus Anda camkan dengan baik. Mungkin saat Anda bertemu dengannya, ia masih sendiri (single). Namun jika kesendiriannya adalah dalam rangka menunggu mantannya, Anda bisa kecewa nantinya. Untuk itu amati dengan baik apakah kesendiriannya karena memang belum menemukan pasangannya atau  menjadi jomblo hanya untuk menunggu seseorang dari masa lalunya. Jika ia sendiri karena memang belum bertemu jodohnya, maka ia available untuk Anda. Namun jika ternyata ia masih memendam cerita masa lalu untuk diselesaikan, maka ia bukanlah pria yang baik untuk Anda dekati.

Menjalin hubungan untuk masa depan, tetaplah harus dengan kesadaran dan pertimbangan yang matang. Banyak pasangan yang menyesal karena tidak mengenal dengan baik pasangannya. Untuk menghindari hal ini, tak salah jika Anda mau menghabiskan sedikit waktu untuk mengamatinya dengan seksama. Apakah ia adalah pria yang baik atau bukan.

Selanjutnya : Apa Itu Android dalam Teknologi Komunikasi Seluler?
Sebelumnya: Tanda Perempuan Tidak Tertarik Padamu
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar