Contoh Abstrak Karya Ilmiah


Sebuah karya ilmiah tentu memiliki abstrak. Abstrak ini merupakan sebuah ringkasan tentang isi dari karya ilmiah tersebut. Dengan adanya abstrak dalam sebuah karya ilmiah, pembaca akan tahu tujuan dari dibuatnya karya ilmiah tersebut serta apa-apa saja isi dari karya ilmiah tersebut. Mengingat pentingnya pembuatan abstrak, penyusunan abstrak ini tentu harus benar. Sekarang ini banyak contoh abstrak karya ilmiah yang dapat dilihat di internet.

Dalam pembuatan abstrak karya ilmiah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal ini dilakukan agar abstrak dibuat dengan baik dan benar.

•    Struktur Paragraf Abstrak

Abstrak karya ilmiah umumnya ditulis dalam satu paragraf. Paragraf ini harus mampu menjelaskan isi karya ilmiah secara keseluruhan. Dalam penulisan paragraf abstrak, penulis biasanya memilih single space untuk menyusunnya.

Selain itu, ukuran serta jenis huruf pun harus diperhatikan bahkan pada abstrak skripsi, tesis atau disertasi ukuran dan jenis huruf ini ditentukan oleh dosen pembimbing.

•    Jumlah Kata Abstrak

Selain struktur paragraf, hal lain yang juga harus diperhatikan adalah jumlah kata. Jumlah kata dalam sebuah abstrak karya ilmiah sebaiknya tidak terlalu pendek, juga tidak terlalu panjang. Sebuah abstrak idealnya terdiri atas 150 hingga 200 kata.

Jumlah kata yang terlalu pendek mungkin tidak akan mampu menjelaskan isi karya ilmiah. Sedangkan jumlah kata yang terlalu panjang dikhawatirkan malah membuat abstrak tidak fokus pada apa yang seharusnya ditulis.

•    Isi Paragraf Abstrak

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah isi paragraf abstrak. Biasanya seorang pembimbing akan mengutamakan empat hal dalam isi abstrak ini.

Pertama fokus penelitian yang dijelaskan secara singkat, padat, dan jelas. Kedua, pendeskripsian desain penelitian yang dilakukan. Ketiga, penjelasan tentang hasil penelitian yang telah dilakukan.

Keempat, simpulan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Simpulan ini biasanya berupa rekomendasi dari penelitian tersebut.

Dalam penulisan abstrak ini diperlukan keahlian dalam menuliskan berbagai hal dalam satu paragraf. Oleh karena itu, penulis karya ilmiah biasanya akan mengulang-ulang dalam pembuatan abstrak ini.

Hal yang dapat dilakukan untuk memudahkan pembuatan abstrak ini adalah dengan latihan dan mempelajari berbagai contoh abstrak karya ilmiah yang sudah ada.

Selanjutnya : Berapa Banyak Budaya di Indonesia
Sebelumnya: Beasiswa untuk D3 dari PT. Holcim Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar