Membaca Contoh Artikel Mading tentang Mencontek


Di sekolahku terdapat etalase mading atau majalah dinding yang menjadi sarana informasi dan pengetahuan bagi para siswa. Mading tersebut ada yang mengelolanya tersendiri dan terorganisasi dengan baik, ditambah lagi adanya bimbingan dari guru sebagai penanggungjawabnya.

Pada suatu hari, dipajanglah contoh artikel mading tentang mencontek dengan tujuan agar semua siswa membacanya, kebetulan pada saat itu adalah masa-masa ujian formatif berlangsung. Mencontek merupakan sesuatu hal yang sudah tidak asing lagi di telinga para siswa. Bisa dikatakan mayoritas dari para murid pernah melakukan perbuatan tersebut.

Perihal Mencontek

Perbuatan mencontek bisa dilakukannya sesekali saja, seringkali, ataupun setiap saat ketika ada ujian. Jenis aktivitas mencontek pun beraneka ragam yang dilakukan oleh para siswa. Ada yang mencontek dengan bertanya kepada temannya, ada yang mencontek langsung ke lembar jawaban temannya, dan ada juga yang langsung mencontek pada buku yang dijadikan sumber jawaban.

Dampak Buruk Mencontek

Mencontek pun merupakan bagian dari pembahasan dalam pendidikan karakter, karena pada siswa yang terbiasa melakukan perbuatan ini akan terbentuk karakter yang buruk dalam dirinya. Mencontek mendidik siswa menjadi tidak jujur, sehingga lama-kelamaan perbuatan mencontek tersebut akan diaplikasikan dalam kehidupan kesehariannya.

Dia akan mulai berbohong kepada orang lain  dalam setiap perkataan dan perbuatannya. Selain itu, mencontek menjadikan dirinya sebagai pribadi yang tidak memiliki tanggung jawab, karena dia tidak mau belajar sebagai bukti tanggung jawab dia sebagai pelajar.

Mencontek pun menjadikan dirinya tidak percaya diri dan memiliki sifat pengecut, karena dia tidak siap menerima kekalahan, yang pada akhirnya menghalalkan mencontek demi mendapatkan nilai yang besar. Yang terburuk adalah bahwa siswa yang terbiasa mencontek akan membuat siswa tersebut semakin malas.

Terlebih lagi jika selama mencontek, dia terus “berhasil” alias tidak pernah tertangkap basah dan nilainya mendapatkan point yang besar. Dia akan semakin malas untuk belajar, bahkan tidak pernah mau menyentuh buku meskipun untuk sekadar membaca. Akhirnya, dari malasnya tersebut akan berdampak kepada semua aktivitas kehidupannya.

Untuk itu, marilah kita budayakan hidup jujur dengan menjauhi perbuatan mencontek. Bagi para guru dan pendidik, mari kita bimbing dan arahkan para siswa tentang bahaya dan buruknya mencontek dan tanamkan nilai-nilai kejujuran pada diri setiap siswa.

Selanjutnya : Konsep Biaya Pernikahan
Sebelumnya: Mengetahui Tanda-tanda dan Gejala ISK
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar