Contoh Berita Gempa Yogyakarta Sebagai Pembelajaran

Contoh berita gempa Yogyakarta selama beberapa periode ke belakang, menggambarkan bahwa daerah Yogya, merupakan kawasan dengan aktivitas gempa yang cukup tinggi. Apa penyebabnya? Ikuti penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Gempa Tektonik di Yogyakarta

Loading...

Daerah Yogyakarta sering mengalami gempa, hal tersebut dapat terlihat dari data berapa banyak gempa pernah terjadi. Gempa di Yogyakarta disebabkan karena wilayah Yogyakarta berdekatan dengan zona tumbukan lempeng, yang terdapat di Samudera Indonesia. Seperti kita ketahui, gempa terjadi akibat pergeseran kerak bumi yang menyebabkan terjadinya gesekan-gesekan yang terjadi pada area, atau zona tumbukan dan patahan. Selain itu, penyebab gempa di Yogya bisa disebabkan karena aktivitas lokal di daratan.

Berdasarkan data, daerah Yogyakarta pernah mengalami gempa bumi.

  • Pada tahun 1840 dan 1859 gempa yang disertai Tsunami.
  • Pada tahun 1867 terjadi gempa yang mengakibatkan kerusakan bangunan dan menjatuhkan korban jiwa.
  • Pada tahun 1875 terjadi gempa dengan skala intensitas mencapai 5 sampai 7 MMI. Terjadi banyak kerusakan terutama di daerah Bantul.
  • Pada tahun 1937 terjadi gempa bumi dengan skala intensitas mencapai 7 – 9, mengakibatkan ribuan rumah roboh.
  • Pada tahun 1943 terjadi gempa yang mengakibatkan ribuan bangunan roboh dan banyak menimbulkan korban jiwa sampai ratusan orang.
  • Pada tahun 1957 terjadi gempa dengan skala mencapai 6 MMI.
  • Pada tahun 1981 terjadi gempa dengan skala intensitas 7 MMI.
  • Pada tahun 1992 dan 2004,  terjadi gempa mencapai skala 5 MMI.
  • Pada tahun 2006 terjadi gempa, mengakibatkan hampir jutaan bangunan rusak berat dan jatuhnya korban jiwa hampir ribuan orang.

Berdasarkan data yang sudah disebutkan di atas, gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta pada bulan 27 Mei 2006, merupakan gempa tektonik yang begitu kuat mengguncang Yogyakarta dan daerah lainnya di Jawa Tengah. Menurut data, kurang lebih sekitar 1juta rumah dan bangunan lainnya rusak berat, dan 6000 juta jiwa diperkirakan tewas.

Secara umum, posisi gempa berada di sekitar 25 km selatan barat daya kota Yogyakarta, 115 km selatan dari kota Semarang, 145 km selatan dan tenggara kota Pekalongan dan 440 km dari timur dan tenggara kota Jakarta.

Bencana gempa bumi, merupakan salah satu bencana alam yang sulit diramalkan. Dengan adanya contoh berita gempa Yogjakarta, diharapkan kita mendapatkan pembelajaran yang berharga. Khususnya bagaimana pengelolaan bencana yang baik. Sehingga dapat mengurangi kerusakan dan mencegah jatuhnya korban jiwa.

Loading...
Selanjutnya : Contoh Berita yang Melanggar Kode Etik Jurnalistik
Sebelumnya: Hukum Adat Masyarakat Konjo
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar