Contoh-contoh Koperasi di Indonesia


Koperasi tumbuh subur di Indonesia, dari ruang lingkup yang kecil hingga besar.  Contoh-contoh koperasi di Indonesia yang sukses juga sudah banyak.  Kata koperasi berasal dari kata “Co” yang artinya bersama dan “Operation” yang berarti kerja, jadi secara sederhana kata koperasi memiliki makna kerja sama.

Definisi koperasi secara umum adalah badan usaha berwatak sosial, yang beranggotakan orang-orang dengan muara tujuan yang sama yaitu kesejahteraan anggota dan dijalankan berdasarkan azas kekeluargaan, prinsip-prinsip koperasi dan demokrasi ekonomi.

Menurut pasal 33 ayat 1 UUD 1945, koperasi adalah soko guru perekonomian nasional, mengapa demikian?  Karena gerakan ekonomi rakyat ini adalah bangunan usaha yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia dengan mengedepankan sikap mental positif dalam menjalankannya. Berikut ini beberapa klasifikasi bentuk-bentuk koperasi yang dapat kita ketahui, diantaranya:

a. Berdasarkan Tingkat dan Luas Daerah Kerja

1.    Koperasi Primer adalah koperasi dengan jumlah anggota minimal 20 orang

2.    Koperasi Sekunder merupakan gabungan beberapa koperasi dengan daerah kerja yang lebih luas dari koperasi primer.

b. Berdasarkan Jenis Usaha

1.    Koperasi Simpan Pinjam (KSP) adalah koperasi dengan usaha tunggal yaitu selain sebagai wadah untuk simpanan anggota juga untuk memberikan pinjaman dengan jasa bunga yang ringan. Contohnya : Koperasi karyawan

2.    Koperasi Serba Usaha (KSU) adalah kperasi dengan berbagai bidang usaha , seperti produksi, komsumsi, perkreditan, dan jasa. Contohnya : KUD

3.    Koperasi Konsumsi bertujuan memenuhi kebutuhan barang-barang konsumsi anggotanya dengan mengadakan pembelian barang dan jasa anggotanya dengan harga yang terjangkau. Contoh : Koperasi istri karyawan

4.    Koperasi Produksi bertujuan untuk membantu distribusi barang-barang produksi anggotanya kepada konsumen dan meningkatkan hasil produksinya dengan penyediaan bahan baku produksi. Contoh : Koperasi kerajinan tangan

c. Berdasarkan Keanggotaan

1. Koperasi Unit Desa (KUD). Anggota koperasi ini adalah masyarakat pedesaan, bertujuan untuk menyediakan sarana produksi pertanian.

2. Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI). Anggota koperasi ini adalah pegawai negeri dan didirikan di instansi atau departemen.

3. Koperasi Sekolah. Anggota koperasi ini adalah warga di sekolah, meliputi guru, karyawan, dan siswa. Selain menyediakan kebutuhan sehari-hari siswa, juga sebagai media pembelajaran siswa untuk lebih memahami lagi tentang  tanggung jawab, kedisliplinan, kejujuran dan kerja sama dalam organisasi.

Ternyata banyak sekalai ragam contoh-contoh koperasi di Indonesia.  Semua mempunyai tujuan yang sama yaitu meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat. Semoga paparan dan penjelasan tentang ragam koperasi ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda.

Selanjutnya : Beberapa Manfaat Suatu Penelitian Hukum dalam Kaitannya dengan Proses Pengadilan
Sebelumnya: Biografi dalam Islam Imam Syafi’i Seorang Tokoh dalam Islam
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar