Contoh Larutan Penyangga Dalam Kehidupan Sehari Hari


Apakah Anda mengetahui contoh larutan penyangga dalam kehidupan sehari hari? Larutan penyangga adalah larutan yang berfungsi untuk mempertahankan nilai pH tetap stabil pada nilai tertentu.

Contoh larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari cukup banyak penggunaannya, dari proses kimiawi dalam tubuh sampai aplikasinya di berbagai industri.

Larutan Penyangga

Larutan penyangga terbagi dalam dua macam, yaitu larutan alami dan larutan sintetis. Contoh larutan penyangga alami yang mudah diketahui adalah larutan penyangga yang terdapat dalam darah. Darah mempunyai beberapa larutan penyangga agar nilai pH darah tetap stabil.

Kondisi pH darah yang menurun disebut dengan asidosis, sedangkan pH darah yang meningkat dinamakan alkalosis. Kondisi asidosis bisa menyebabkan gejala penyakit jantung, diabetes mellitus, sakit ginjal, dan sebagainya.

Dalam kasus diabetes mellitus, pH darah menurun karena darah penderita kelebihan asam organik, sehingga O2tidak tersebar ke seluruh jaringan sel.

Darah yang sehat mempunyai nilai pH normal sebesar7,4. Jika nilai pH dibawah atau justru melebihi nilai 7,4, maka akan fatal akibatnya bagi tubuh seperti jatuh sakit dan sebagainya.

Untuk mempertahankan nilai 7,4 tetap stabil, darah mempunyai larutan penyangga seperti larutan hemoglobin, asam karbonat, dan asam fosfat.

Ketika kita bernapas, oksigen (O2) yang kita hirup akan diangkut dan didistribusikan oleh hemoglobin (Hb) ke seluruh tubuh. Hemoglobin mengikat O2 dan disalurkan ke jaringan sel-sel tubuh sebagai reaksi metabolisme.

Dengan adanya O2, semua jaringan sel tubuh bisa berfungsi..

Sedang asam karbonat bertugas mengurai zat carbon CO2 menjadi ion-ion (H+) dalam darah.Ion H+ dalam darah akan dikeluarkan dari tubuh melalui proses penyaringan di jaringan ginjal. Larutan asam fosfat bertugas mempertahankan pH darah dalam proses penyaringan ini.

Selain dalam darah, contoh lain larutan penyangga alami adalah air liur. Larutan asam fosfat dalam air liur berfungsi menetralisasi zat asam dalam mulut.

Zat asam di mulut bisa terbentuk karena proses fermentasi sisa makanan. Larutan penyangga fosfat berfungsi melindungi gigi dari kerusakan akibat terbentuknya zat asam tersebut.

Demikianlah informasi tentang contoh larutan penyangga dalam kehidupan seharihari yang sangat kita kenal, sekaligus sangat penting sebagai “penyangga” kehidupan tubuh kita. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Mencari Alternatif 7 Keajaiban Dunia Baru
Sebelumnya: Konsultasi Agama Islam di Surabaya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar