Panduan Contoh Mengutip dari Jurnal


Bagi Anda tengah sibuk menyusun laporan ilmiah, perlu mengetahui contoh mengutip dari jurnalkarena dalam penulisan apapun sumber kutipan harus disertakan, terlebih jika menulis karya ilmiah berat seperti disertasi, tesis, skripsi, atau jurnal ilmiah. Sekalipun Anda ‘hanya’ menulis sebuah artikel, opini, ataupun konten di situs, perlu mencantumkan sumber tulisan sebagai bentuk apresiasi kepada narasumber yang dikutip.

Dalam menulis sumber kutipan dari buku, prinsipnya hanya menyebutkan sumber rujukan meliputi nama penulis, judul buku, nama penerbit, dan tahun terbitan, serta nomor halaman (opsional). Cara penulisannya pun cukup  teks miring (italic).

Apakah Anda pernah menemukan penulisan ‘p’ dan ‘pp’ (tanpa tanda petik) dalam karya ilmiah berbahasa Inggris? Apa maksudnya? Ternyata P singkatan dari page (halaman) apabila yang dikutip cuma satu halaman. Kalau tulisan PP singkatan dari page, yang dikutip lebih dari satu halaman.

Sebelum Anda tahu mengutip dari jurnal, Anda perlu memahami apa itu arti kutipan. Dari beberapa sumber kutipan bukan hanya sekedar kalimat yang ditulis sama persis, namun kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

Tata cara penulisan kutipan memang selalu jadi rujukan para pemula, selain penulisan secara teks pun juga telah diatur, seperti integrasi antara teks dan kutipan, jarak antar baris harus dua spasi, dan diapit dengan tanda kutip.

Contoh mengutip jurnal dapat kita jumpai di beberapa makalah ataupun dalam karya ilmiah lainnya. Bisa langsung kita praktekan sesuai dengan kebutuhan. Hal yang paling penting adalah bagaimana kita mampu membuat kalimat efektif, sehingga tulisan kita mudah dipahami orang lain.

Kutipan memang ada yang ditulis secara langsung, tidak langsung, dan langsung mengutip dari hasil sumber. Jadi, untuk memudahkan Anda menulis kutipan, amatilah bacaan tiap paragraf. Dari situ Anda akan tahu bagaimana para penulis mampu mengolah bahasa dari hasil kutipan sumber lain. Semoga contoh mengutip dari jurnal tersebut bermanfaat. Selamat mencoba.

Selanjutnya : Gaya Bahasa Laskar Pelangi
Sebelumnya: Kata-Kata Bijak Saat Ditinggalkan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar