Contoh Neraca dan Laporan Laba Rugi


Contoh neraca dan laporan laba rugi di dalam akuntansi ternyata tidaklah sulit. Tentu saja didalam perhitungan akuntansi prinsip perhitungannya dengan cara menambahkan dan mengurangkan angka-angka yang ada tersebut. Kuncinya dalam mengerjakan neraca antara kolom aset dan kewajiban harus memiliki hasil yang sama.

Perusahaan maupun usaha-usaha kecil-kecilan tentu saja membutuhkan pembukuan. Dimana pembukuan ini sangat membantu dalam pelaporan akir tahun. Dunia akuntansi tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari manusia. Berikut contoh membuat neraca rugi laba penjualan.

LAPORAN NERACA KEUANGAN

Tahun 2013

Per 31 Desember 2013

 
Asset Kewajiban dan kekayaan bersih
Kas                                        Rp   10.000.000

Surat piutang                       Rp     5.000.000

Cadangan bahan baku     Rp 250.000.000

Persediaan mobil jadi         Rp 400.000.000

Tanah                                    Rp 500.000.000

Bangunan                            Rp 450.000.000

Peralatan                              Rp 705.000.000

Surat hutang          Rp 300.000.000

Pinjaman bank      Rp 200.000.000

Jaminan                  Rp 10.000.000

Total                                      Rp 510.000.000

 

 

 

Equity

Saham                     Rp 1.500.000.000

Laba ditahan          Rp 400.000.000

Total                                    Rp 1.900.000.000

Total                                   Rp 2.410.000.000 Total                                    Rp 2.410.000.000

Seperti yang sudah dijelaskan diparagraf awal, kolom aset dan kewajiban pada total memiliki hasil yang sama sebesar 2.410.000.000,-. Apabila tidak menghasilkan jumlah yang sama maka ada kesalahan dalam pencatatan awal, cara inilah yang tepat untuk mengetahi salah atau benarnya. Setelah dilakukan pencatatan seperti biasanya dilakukan dengan cara merekonsiliasi. Rekonsiliasi adalah mencocokan dari beberapa transaksi dari awal ke belakang.

Laporan rugi laba dibagi menjadi laporan rugi laba komersial dan laporan rugi laba fiscal. Laporan laba rugi komersial sering digunakan dan dimanfaatkan dalam perusahan secara internal dan eksternal. Dikatakan internal ketika terjadi hubungan yang hanya orang-orang dalam saja, sebaliknya dengan yang eksternal.

Laporan laba rugi yang kedua adalah laporan laba rugi fiscal. Laporan rugi laba fiscal digunakan untuk melakukan menandaan saat ingin melakukan pembayaran, baik pembayaran penghasilan berupa PKP maupun pajak penghasil terutang. Laporan ini diatur dalam sebuah aturan pemerintahan, dapat dilihat dari adannya aturan PPH No. 7 Tahun 2000.

Inilah sekilas contoh neraca dan laporan laba rugi dan sedikit penjelasan singkatnya. Selamat belajar dan sukses

Selanjutnya : Menyeimbangkan Hormon dalam Tubuh
Sebelumnya: Perangkat Lunak untuk Edit Foto Cartun
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar