Skripsi, Contoh Penulisan Ilmiah


Seperti apa contoh penulisan ilmiah? Sebagai akademisi entah sebagai pengajar, murid, atau mahasiswa tentunya sudah akrab dengan penulisan ilmiah.

Penulisan ilmiah yang wajib dikerjakan oleh mahasiswa adalah skripsi. Secara umum penulisan ilmiah adalah sebuah karya tulis yang dihasilkan dari buah pemikiran, pengamatan, dan pengujian sesuai dengan kaidah sistematika penulisan ilmiah yang berlaku.

Jenis-jenis penulisan ilmiah ada beberapa macam. Inilah jenis-jenis penulisan ilmiah sesuai dengan jenjang pendidikan.

1. Sekolah

Siswa akan belajar membuat karya tulis ilmiah yang dihasilkan dari sebuah rumusan masalah dan melewati proses pengujian. Karya tulis tersebut bisa berupa makalah atau laporan studi lapangan. Buku pelajaran juga termasuk jenis penulisan ilmiah yang digunakan di sekolah.

2. Perguruan Tinggi

Mahasiswa akan membuat skripsi, tesis atau disertasi sesuai dengan jenjang pendidikannya di perguruan tinggi. Jenis penulisan ilmiah lain yang digunakan oleh dosen atau dibuat seorang pengajar adalah buku modul dan buku diktat.

Ada beberapa syarat yang harus dipatuhi dalam menuliskan penulisan ilmiah. Syarat tersebut dibuat agar karya tulis yang dihasilkan sesuai dengan kaidah keilmuan.

Syarat-syaratnya antara lain komunikatif, mengikuti daya penalaran, dapat dibuktikan secara ilmiah ataupun logika, tidak ada pemborosan kata, berlandaskan teori yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berikutnya akan dijelaskan mengenai salah satu contoh format penulisan ilmiah yang harus dikerjakan setiap mahasiswa strata satu yaitu skripsi.

Skripsi terbagi menjadi tiga bagian yatu bagian awal, bagian inti dan bagian akhir. Bagian awal antara lain halaman judul, halaman persetujuan, halaman pengesahan, abstraksi, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel (jika diperlukan) atau daftar lainnya.

Bagian inti skripsi antara lain Bab I Pendahuluan, Bab II Landasan Teoritis, Bab III Metodologi Penelitian, Bab IV Analisis, Bab V Penutup.

Bab I berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat, batasan masalah, definisi istilah kunci dan sistematika penulisan. Sedangkan Penutup berisikan simpulan dan saran.

Bagian akhir skripsi adalah daftar pustaka dan lampiran. Daftar pustaka berisi sumber referensi yang digunakan. Lampiran adalah hal-hal yang perlu ditambahkan dalam skripsi seperti transkrip dan lain-lain.

Format contoh penulisan ilmiah di atas hampir mirip untuk karya ilmiah yang lain. Dalam makalah, tesis atau disertasi dan laporan penelitian lapangan, format umum yang digunakan juga hampir sama.

Marilah belajar menulis ilmiah sejak sekarang agar khazanah keilmuan makin bertambah.

Selanjutnya : Prinsip Kerja Bel Listrik
Sebelumnya: Mengejar Impian Menjadi Istri Seperti Aisyah Istri Rasulullah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar