Contoh Perilaku Diskriminasi


Diskriminasi adalah suatu sikap membedakan seseorang dengan orang lain yang bersifat merugikan orang tersebut. Salah satu contoh perilaku diskriminasi adalah diskriminasi terhadap perempuan. Perempuan selalu dipandang sebagai orang yang lemah dibandingkan dengan laki-laki.

Perempuan pun kerap mendapat perlakuan diskriminasi yang sangat merugikan. Misalnya, dalam hal pekerjaan. Laki laki dan perempuan sama-sama bekerja di suatu tempat, dengan bebab pekerjaan yang sama, dalam jangka waktu yang sama, namun perempuan menerima hal yang berbeda dibandingkan dengan yang diterima laki-laki. Perempuan kerap menerima gaji tujuh puluh lima persen dari gaji laki-laki, dan terkadang perempuan hanya menerima lima puluh persen dari gaji laki-laki. Tentu saja ini sikap diskriminasi yang sangat merugikan perempuan.

Selain soal pekerjaan, perempuan mengalami diskriminasi juga tentang pendidikan yang diterima perempuan. Pendidikan adalah hak semua warga negara Indonesia tanpa terkecuali, orang miskin dan kaya, laki laki atau pun perempuan. Namun yang kerap terjadi di masyarakat adalah perempuan mendapat hak pendidikan yang tidak sebanding dengan laki-laki. Banyak daerah yang masih menganggap perempuan pada akhirnya akan bekerja di dapur, sehingga pendidikan yang diperoleh hanyalah sebatas kemampuan untuk memasak, mencuci, dan mengurus suami. Oleh karena itu, Raden Ajeng Kartini sebagai pahlawan bangsa yang menyerukan emansipasi kepada wanita, sehingga wanita mendapatkan haknya sebagai warga negara Indonesia.

Contoh diskriminasi yang lain adalah soal pembagian harta warisan. Orang masih mengganggap perempuan pada akhirnya akan mengikuti suami, sehingga tidak perlu mendapat bagian warisan yang sama. Selain itu, banyak yang mengganggap laki-laki adalah tumbuhan keluarga yang nantinya akan bertanggung jawab terhadap perempuan. Oleh karena itu, lelaki harus mendapatkan bagian warisan yang lebih banyak. Padahal, pendapat tersebut adalah salah besar. Anak harusnya mendapat bagian yang sama, laki-laki ataupun perempuan. Karena anak, ketika lahir tidak dapat memilih sebagai laki-laki ataupun perempuan. Selain itu, meskipun mempunyai anak laki-laki dan perempuan, hak dalam warisan haruslah sama. Contoh perilaku diskriminasi di atas, semoga saja dapat menjadi proses pembelajaran bersama.

Selanjutnya : Memahami Contoh Permasalahan Hubungan Kausalitas
Sebelumnya: Contoh Percakapan dalam Film Srigala Terakhir
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar