Jenis dan Contoh Perjanjian Internasional Antarnegara


Perjanjian Internasional antarnegara atau yang sering disebut dengan istilah traktat ini sering dibicarakan dan dibahas di pelajaran sejarah atau sosial politik. Banyak contoh perjanjian Internasional antarnegara yang terjadi selama ini.

Misalnya perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura dalam rangka memberantas korupsi atau perjanjian damai antara negara Indonesia dengan Timor Leste dan sebagainya. Lalu, apa sebenarnya pengertian perjanjian Internasional antarnegara ini?

Pengertian Perjanjian Internasional

Secara umum, perjanjian Internasional antarnegara adalah suatu persetujuan yang melibatkan dua negara atau lebih yang menimbulkan kewajiban dan hak di antara pihak-pihak yang mengadakan perjanjian tersebut.Namun, ada juga pengertian lainnya yang berasal dari pendapat para ahli.

Menurut Profesor Dr. Mochtar Kusumaatmaja, pengertian perjanjian Internasional adalah perjanjian yang diadakan antarbangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. Adanya perjanjian Internasional ini sangat membantu menjaga perdamaian dan kestabilan hubungan antarnegara.

Kehadiran perjanjian Internasional antarnegara ini akan menjamin kepastian hukum terkait masalah-masalah tertentu yang melibatkan dua negara atau lebih. Jadi, tidak heran jika perjanjian Internasional berpengaruh besar bagi kemajuan setiap negara.

Jenis Perjanjian Internasional

Perjanjian Internasional dapat dibagi menjadi dua, berdasarkan jumlah negara yang terlibat. Perjanjian Internasional yang dimaksud adalah perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral.

Perjanjian bilateral adalah perjanjian Internasional yang hanya melibatkan dua negara saja. Biasanya membahas masalah yang lebih spesifik terkait kepentingan kedua negara yang mengadakan perjanjian tersebut.

Contoh perjanjian Internasional bilateral antara lain adalah perjanjian Indonesia dan Thailand terkait garis batas laut yang menjadi sengketa. Kemudian perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia yang terjadi pada tahun 1974.

Perjanjian bilateral ini juga biasanya dilakukan untuk menyelesaikan masalah dan konflik yang terjadi antara dua negara. Misalnya konflik garis batas atau ketika gencatan senjata saat perang.

Jenis perjanjian Internasional yang kedua adalah perjanjian multilateral. Berbeda dengan perjanjian bilateral yang hanya melibatkan dua negara saja, perjanjian multilateral ini melibatkan lebih dari dua negara. Selain itu, perjanjian multilateral ini biasanya juga membahas masalah yang lebih umum untuk mencari kesepakatan yang tepat.

Contoh dari perjanjian multilateral antara lain adalah konvensi hukum laut Internasional yang membahas masalah laut teritorial, landas benua, dan ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif), konvensi Jenewa yang membahas dan menetapkan masalah perlindungan korban perang, dan lain-lain. Contoh perjanjian Internasional antarnegara menjadi gambaran kerja sama antarbangsa yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya : Aneka Kerajinan Tangan: Tradisi Pembuatan Blangkon
Sebelumnya: Alat Komunikasi Tradisional
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar