Belajar Hidup dari Contoh Puisi Lingkungan Alam


Puisi merupakan salah satu karya sastra yang umumnya memiliki bahasa yang indah, unik, dan menggugah. Banyak sastrawan terkenal Indonesia yang sudah menghasilkan puisi-puisi berkualitas. Tema puisi yang diangkat pun beragam. Dalam pembahasan ini akan dicantumkan contoh puisi lingkungan alam. Dari puisi yang menggambarkan dan melibatkan alam, ada pelajaran hidup yang bisa kita ambil dan maknai.

Contoh-Contoh Puisi  tentang Lingkungan Alam

Berikut adalah puisi dengan tema lingkungan alam yang menggugah rasa.

ANGIN LAUT
Oleh: Kuntowijoyo

Perahu yang membawamu
telah kembali
entah ke mana
angin laut mendorongnya ke ujung dunia
Engkau tidak mengerti juga
Duduklah
Ombak yang selalu
pulang dan pergi.
Seperti engkau
mereka berdiri di pantai
menantikan
barangkali
seseorang akan datang dan menebak teka-teki itu.

Puisi karya Kuntowijoyo tersebut berlatarkan pemandangan laut. Banyak makna tersembunyi di balik bahasa indah yang dituangkannya. Ia menggambarkan berbagai peristiwa yang umum terjadi di pantai dan laut sebagai kiasan terhadap apa yang terjadi pada seseorang. Seperti perahu yang didorong angin laut dan ombak yang selalu pulang dan pergi.

Di dalam puisi ini, laut memang terkesan hanya sebagai kiasan, akan tetapi ada makna bahwa kita tidak hidup sendirian. Ada alam lingkungan di sekitar kita, contohnya laut. Tidak bisa kita pungkiri, laut menjadi bagian terbesar di bumi dibandingkan daratan. Laut pun bisa menjadi penggambaran hidup dari manusia.

Berikut adalah contoh puisi lainnya yang merupakan karya salah satu sastrawan terkenal Indonesia.

AKULAH SI TELAGA
Oleh: Sapardi Djoko Damono

akulah si telaga: berlayarlah di atasnya;
berlayarlah menyibakkan riak-riak kecil yang menggerakkan bunga-bunga padma;

berlayarlah sambil memandang harumnya cahaya;
sesampai di seberang sana, tinggalkan begitu saja
— perahumu biar aku yang menjaganya

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,1982

Dalam puisi karya Sapardi Djoko Damono di atas, telaga merupakan tantangan untuk mencapai sesuatu. Telaga membentangkan kumpulan air yang menyatu, memisahkan setiap tepian, tepian satu dengan tepian di seberangnya.

Dalam puisi ini, telaga menjadi sebuah tantangan bagi seseorang untuk mencapai impiannya. Tetapi, tantangan itu justru memberikan dorongan dan dukungan padanya dengan memperbolehkannya berlayar dengan perahu di atasnya. Contoh puisi lingkungan alam ini mengajarkan bahwa tantangan janganlah dijadikan penghalang, tetapi cobalah dijadikan sahabat yang terus mendorong dan mendukung.

Selanjutnya : Beras Kencur adalah Minuman Segar Menyehatkan
Sebelumnya: Beberapa Tips Olahraga bagi Orang Kurus
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar