Salah Satu Contoh Studi Kasus Pembelajaran Matematika SD


Tantangan bagi bangsa indonesia saat ini adalah era globalisasi. Lalu persiapan apa saja yang harus kita lakukan, supaya para siswa dapat lebih sukses dan produktif di masa depan nantinya. Bisa jadi dengan mempersiapkan anak didik kita untuk mempu menghadapi berbagai perubahan yang ada.

Dengan melakukan berbagai macam pengembangan ketrampilan seperti mampu berfikir dengan logis, memecahkan berbagai permasalahan, menganalisa berbagai data, menyelesaikan berbagai permasalahan nyata, membuat keputusan, dan sebagainya. Disini akan kita bahas mengenai, salah satu contoh studi kasus pembelajaran matematika SD. 

Pembelajaran Matematika

Sebagai seorang guru, terutama guru dalam bidang matematika. Tugasnya adalah menyiapkan siswa dengan berbagai macam kegiatan, dimana hal tersebut akan membuat mereka lebih tertarik dan merangsang pola pikir mereka. Membantu para siswa dengan menguasai berbagai skil, yang bakalan berguna bagi mereka di masa depan. Kebutuhan dan potensi para siswa pada saat ini, sudah menjadi perhatian yang penting oleh para ahli pendidikan.

Pengajaran yang menempatkan guru sebagai titik sentral pengajaran mulai ditinggalakan sedikit demi sedikit. Dan mulai mengunakan sistem pendidikan siswa berdasarkan, potensi dan kemampuan yang mereka miliki. Para siswa mulai “diberdayakan” dengan semaksimal mungkin untuk mencapai target belajar yang ditentukan bagi perkembangan siswa.

Secara teori, bila siswa mampu belajar dengan baik pada lingkungan yang kondusif, maka siswa akan lebih menerima metode yang diajarkan oleh guru dan mengalami kemajuan yang signifikan. Tetapi bila kenyataan terbalik dan tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan.

Maka ada beberpa faktor dari siswa tersebut yang kurang termotivasi dan berminat pada suatu bidang pelajaran. Selain perhatian di sekolah, yang tidak kalah pentingnya adalah perhatian dari kedua orangtuanya dan teman-teman yang bergaul dengannya.

Yang tidak kalah penting selain beberapa hal tersebut adalah sarana dan prasarana belajar siswa. Ketersediaan buku pelajaran dan kondisi sekolah yang memadai adalah penyemangat siswa untuk lebih giat belajar. Bila ada siswa yang kurang pandai dan tidak berhasil dalam pelajaran, sebaiknya mendapat perhatian lebih dari guru pengajar.

Sehingga siswa akan lebih termotivasi mengikuti pelajaran dan belajar dengan baik. Bila perlu dicarikan pemecahan terbaik bagi para siswa yang mengalami permaslah tersebut. semoga contoh studi kasus pembelajaran matematika SD ini, akan berguna bagi Anda para pengajar.

Selanjutnya : Manfaat Berkumur dengan Air Garam
Sebelumnya: Cara Stek Mawar
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar