Contoh Surat Perjanjian Hitam di Atas Putih


Surat perjanjian merupakan salah satu tanda bukti nyata bahwa di dalam suatu hal telah disepakati suatu kesepakatan anatara kedua belah pihak atau lebih. Surat perjanjian ini biasanya berbentuk hitam di atas putih. Maksud dari hitam di atas putih adalah tulisan bertinta hitam yang berada di atas kertas putih. Oleh karena itu, banyak orang menyebutkan bahwa contoh surat perjanjian hitam di atas putih merupakan saksi nyata hitam di atas putih.

Surat Perjanjian dan Kesepakatan

Surat perjanjian diperkuat dengan adanya tanda tangan dari kedua belah pihak atau lebih dan menghasilkan kesepakatan yang sama. Surat perjanjian ini dapat dikatakan sebagai jaminan dari adanya perjanjian atau suatu kesepakatan yang telah disepakati bersama dan surat perjanjian ini adalah data mengikat kedua belah pihak atau lebih yang telah menyetujui kesepakatan. Hal tersebut dapat dilihat dari tanda tangan yang ada dalam surat perjanjian. Kita dapat menemukan beberapa contoh surat perjanjian hitam di atas putih dalam kehidupan sehari-sehari.

Contoh Surat Perjanjian

Berikut ini merupakan beberapa contoh surat perjanjian yang sering ditemui di dalam masyarakat.

1. Surat perjanjian jual beli

Dalam surat perjanjian hitam di atas putih ini memuat kesepakatan yang menyatakan bahwa pihak penjual harus menyerahkan barang kepada pembeli, sedangkan pembeli juga wajib menyerahkan sejumlah uang yang telah disepakati kepada pihak penjual. Apabila di lain hari atau lain waktu pihak penjual atau pembeli tidak melaksanakan kesepakatan tersebut, pihak penjual atau pembeli berhak menuntut dan menggunakan jalur hukum. Apalagi, surat perjanjian ini diperkuat dengan tanda tangan antara penjual dan pembeli.

2. Surat perjanjian sewa beli

Surat perjanjian ini hampir sama dengan surat perjanjian jual beli. Namun, dalam hal ini, pembeli membeli barang dengan cara diangsur. Sehingga, dalam surat tersebut menyatakan bahwa pihak pembeli belum memiliki hak atau suatu barang yang dibelinya sebelum angsurannya lunas. Jadi, selama barang itu masih diangsur, pembeli hanya menyewa barang tersebut. Selain itu, pembeli tidak berhak menjual kepada orang lain jika barang tersebut belum dibayar lunas.

3. Surat perjanjian kerja

Pada umumnya, surat perjanjian kerja ini hampir sama dengan surat perjanjian jual beli. Jika dalam perjanjian jual beli menyangkut barang, maka dalam surat perjanjian kerja ini berkaitan dengan pelayanan atau jasa kerja. Surat perjanjian kerja tersebut berisi tentang jenis pekerjaan, lama masa kerja, jam kerja, dan besarnya gaji yang diterima pekerja.

Demikianlah beberapa contoh surat perjanjian hitam di atas putih yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga hal tersebut dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca.

Selanjutnya : Kitab Amsal dan Ayat Alkitab yang Mendukung Kata Damai Itu Indah
Sebelumnya: Kisah tentang Seorang yang Semangat: Sabar Gorky
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar