Daerah-Daerah di Indonesia yang Tidak Dipengaruhi Unsur Hindu dan Buddha serta Penyebarannya


Hampir seluruh wilayah di Indonesia dipengaruhi unsure hindu dan Budha. Namun ada beberapa daerah-daerah di Indonesia yang tidak dipengaruhi unsurHindu dan Buddha,sebut saja wilayah Indonesia bagian timur, seperti Papua, Sulawesi Utara, NTT, dan Ambon.

Belum ada ahli sejarah yang mengemukakan bahwa daerah-daerah tersebut pernah mendapat pengaruh Hindu danBudhha. Apalagi, tidak ditemukan peninggalan sejarah apapun yang bias membuktikan bahwa pernah ada ritual-ritual keagamaan Hindu dan Buddha di daerah tersebut dulunya. Tidak seperti PulauJawa, yang banyak sekali ditemukan peninggalan umat Hindu dan Buddha di sana. Salah satu contohnya adalah candi, arca, ataupun patung-patung dewa untuk pemujaan.

Mengapa Papua, NTT, dan Ambon tidak mendapat pengaruh agama Hindu dan Buddha? Jawabannya karena ketika itu tidak banyak pedagang-pedagang dari India atau Cina yang ingin berniaga kedaerah itu. Alasannya, karena lokasinya yang cukup terpencil (dulu pulau Irian serta daerah-daerah di sekitarnya belum mengalami kemajuan apa-apa) dan penduduknya tidak banyak. Alhasil, kecil kemungkinan perniagaan di sana maju, sehingga pedagang-pedagang dari India dan Cina tidak singgah ke daerah itu.

Sedangkan daerah yang paling banyak mendapat pengaruh agama Hindu dan Buddha adalah daerah-daerah di seputaran Pulau Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara itu, di luar Pulau Jawa, pusat agama Hindu pertama kali berada di Kalimantan (ditandai dengan adanya peninggalan kerajaan Kutai) dan Bali. Untuk agama Buddha sendiri penyebaran terbesarnya berada di Pulau Sumatera. Kemungkinan besar karena letak Sumatra berdekatan dengan Singapura dan Bangkok.

Masuknya unsur Hindu dan Buddha ke Indonesia disebabkan karena letak Indonesia yang sangat startegis dalam jalur pelayaran Asia Tenggara. Oleh karena itu, banyak pedagang dari Gujarat India yang menganut agama Hindu dan pedagang dari Cina yang menganut agama Budha singgah ke Indonesia.

Karena iklim di Indonesia yang bagus dan SDA yang memadai, banyakpedagangasing yang bukan sekadar singgah,namun bertempat tinggal dan membentuk pemerintahan sendiri (ditandai dengan adanya kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha). Sejak itulah unsur-unsur Hindu Buddha mulai berkembang di Indonesia.
Demikianlah ulasan singkat mengenai daerah-daerah di Indonesia yang tidak dipengaruhi unsur Hindu dan Buddha. Semoga uraian tersebut bermanfaat dan menambah wawasan Anda mengenai sejarah Indonesia.

Selanjutnya : Film Kolosal Seru Legendaris
Sebelumnya: Faktor Pendorong Kaum Remaja Melakukan Pergaulannya yang Bebas
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar